Materi Kelas 4 SD: Pecahan Campuran (Bagian 1)

16 Februari 2017 Tutorial Matematika


Bilangan pecahan memiliki dua bentuk, yakni bentuk biasa dan bentuk campuran. Pada artikel ini akan dibahas operasi hitung pecahan campuran.


Pecahan campuran merupakan bentuk bilangan pecahan yang terdiri dari bilangan bulat dan pecahan biasa. Contoh pecahan campuran seperti berikut:

Jika pecahan campuran diubah menjadi pecahan biasa, maka caranya adalah mengalikan penyebut dengan bilangan bulat kemudian ditambah dengan pembilang, hasilnya menjadi pembilang yang baru. Sedangkan penyebutnya tidak berubah.

Contoh:

Ubah pecahan camputan 8 ¾ menjadi pecahan biasa!

Jawab:

Pembilang adalah hasil dari 4 x 8 + 3 = 35
Penyebut sama saja dengan penyebut pada pecahan campuran, yaitu4
Sehingga Bentuk Pecahan Biasa nya = 35/4

Jika pecahan biasa diubah menjadi pecahan campuran, maka caranya membagi pembilang dengan penyebut, hasil pembagian menjadi bilangan bulat dan sisa dari pembagian menjadi pembilang baru.

Contoh:

Ubah pecahan biasa 15/4 menjadi pecahan campuran!

Jawab:

Bilangan bulat hasil dari 15: 4 = 3 (15 - 12 = sisa 3)
Penyebutnya tetap 4
Sehingga bentuk pecahan campurannya = 3 3/4

Penjumlahan pecahan campuran

Contoh:

8 1/2 + 6 ¾

Jawab:

Cara 1:

(8 + 6) + (1/2 + 3/4)

= 14 + (2/4 + 3/4)
= 14 + 5/4
= 14 + 1 1/4
= 14 + 1 + 1/4
= 15 + 1/4
= 15 1/4

Cara 2:

8 1/2 dijadikan pecahan biasa menjadi 17/2

6 3/4 dijadikan pecahan biasa menjadi 27/4

= 17/2 + 27/4
= 34/4 + 27/4 (penyebut disamakan)
= 61/4

61/4 dijadikan pecahan campuran menjadi 15 1/4

Pengurangan pecahan campuran

Contoh:

6 3/4 - 3 ½

Jawab:

Cara 1:

(6 - 3) + (3/4 - 1/2)
= 3 + (3/4 - 2/4)
= 3 + 1/4
= 3 1/4

Cara 2:

27/4 - 7/2
= 27/4 - 14/4
= 13/4
= 3 1/4

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)

Tags