Materi Kelas 3: Mengenal Nilai Uang Rupiah

23 Februari 2017 Tutorial Matematika


orang tukar menukar dengan barang. Karena nilai sebuah barang tidak tentu, maka diciptakanlah uang sebagai alat pembayaran yang sah dengan nilai tetap.


Ada dua jenis uang, yakni uang kartal dan uang giral. Uang kartal adalah uang yang dapat langsung digunakan untuk kegiatan jual beli. Contohnya uang kertas dan uang logam. Uang Giral adalah uang dalam bentuk surat berharga atau surat penting. Contohnya cek, giro, wesel, dan polis.

Penulisan dan pembacaan mata uang

Cara menulis uang:

1. Di depan angka nominal di tulis Rp

2. Antara Rp dan angka tidak diberi spasi

3. Tiga angka dari belakang diberi tanda titik

Contoh:

1. Nominal 30000

Ditulis: Rp30.000,00 atau Rp30.000,-

Dibaca: Tiga puluh ribu rupiah

2. Nominal 65500

Ditulis: Rp65.500,00 atau Rp65.000,-

Dibaca: Enam puluh lima ribu lima ratus rupiah

Contoh - contoh Soal

1. Nilai seluruh mata uang ini adalah ....

Jawab:

1000 + 1000 + 500 = 2500

-Rp2.500,00 (dibaca: Dua ribu lima ratus rupiah)

2. Satu lembar uang lima ribu dapat ditukar dengan .....

a. 7 lembar uang seribu

b. 8 keping uang lima ratus

c. 9 lembar uang seribu

d. 10 keping uang lima ratus

Jawab:

a. 7 lembar uang seribu = 7 x 1000 = 7000

b. 8 keping uang lima ratus = 8 x 500 = 4000

c. 9 lembar uang seribu = 9 x 1000 = 9000

d. 10 keping uang lima ratus = 10 x 500 = 5000

Jadi, jawabannya adalah D

3. Harga sepasang sepatu adalah Rp61.500,- dan sepasang kaos kaki Rp8.500,-. Aisa membayarnya dengan 2 lebar uang lima puluh ribu rupiah. Berapa rupiah kembaliannya?

Jawab:

Harga seluruh barang

61500 + 8500 = 70000

Aisa membayar dengan 2 lembar 50000 = 100000

Kembalian yang didapat

100000 - 70000 = 30000

Jadi, kembalian yang didapat Aisa sebesar Rp30.000,-

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)