Membuat Penggantung Pakaian Berbahan Kayu

17 Mei 2019 Tutorial Lain-Lain


Sering kita lihat di jalan banyak orang yang menjual perabotan rumah seperti halnya penggantung baju. Kita bisa menemukan benda ini dimana saja contohnya saja pasar. Penggantung baju digunakan untuk menggantungkan baju untuk sementara apabila ingin digunakan lagi. Selain itu, penggantung baju ini bisa dikatakan ringan serta awet terhadap kondisi.

Anda bisa mendapatkan penggantung baju dengan membelinya. Tapi kali ini anda tidak perlu membelinya karena kita akan memanfaatkan bahan alami seperti kayu. Nah, penasaran seperti apa jadinya? Untuk membuat penggantung baju dari kayu ini, anda harus menyediakan:


· Kayu dengan bentuk persegi panjang dengan panjang 38 cm, tinggi 9,5 cm (bisa dibulatkan menjadi 10) dan lebar 2 cm.
· Dahan pohon dengan sekitar 20 cm - 25 cm panjangnya dan lebar sekitar 4 cm.
· Gergaji
· Alat tulis (pensil)
· Amplas kayu
· Baut
· Mesin Bor

Cara pembuatan:


1. Tentukan berapa ukuran yang ingin dibuat penggantung baju dan cocokan pada ukuran tembok. Ukuran yang digunakan pada pembuatan ini adalah 38 cm. apabila anda ingin lebih, bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Selain itu, penggantung akan dipasang tiga buah. Jika ingin lebih, bisa disesuaikan. Ukur jarang antara titik seperti gambar ketitik lainnya.tentukan titik tengah yang akan dipasang dahan pohon sebagai penggantung.


2. Pada bagian yang anda tandai, beri jarak dari ujung kiri sampai titik pertama sekitar 6.5 cm. kemudian pada titik pertama sampai bertemunya titik kedua sekitar 12, 7 cm dan ke titik terakhir dengan jarak sekitar 12, 7 cm. jika anda memberikan ukuran yang sesuai pada cara ini, maka tepi paling kanan kayu akan sisa sekitar 6.4 cm.


3. Jika sudah, sekarang lakukan pelubangan. Gunakan mesin bor untuk melubangi titik-titik yang akan dipasang dahan pohon yang nantinya di jadikan sebagai penggantung. Gunakan bor dengan diamenter 0.5 cm. usahakan ukuran antara lubang dan baut agak lebih supaya bisa dibautkan nantinya. Lakukan hal yang sama pada titik kedua dan ketiga dengan cara ini.


4. Saatnya kita memotong dahan pohon. Pilih dahan pohon yang kering dan tahan lama. Seperti yang kita tahu jika dahan pohon dibiarkan lama, maka akan mudah lapuk. Untuk itu, potonglah dahan pohon sekitar 6.5 cm panjangnya. Anda dapat memotongnya dengan ukuran yang tidak mesti 6.5 cm. ukuran bisa disesuaikan dengan keinginan anda.


5. Jika sudah, bagi kayu yang telah ditentukan ukurannya menjadi 3 bagian. Potonglah sesuai dengan ukuran yang diberikan agar membuat kesan rapi pada karya seni anda. Gunakan gergaji untuk membagi kayu tersebut menjadi 3 bagian. Hasilnya bisa dilihat pada gambar berikut.


6. Apabila sudah, pada bagian tengah batang pohon, tandai dengan menggunakan baut karena bagian tengah pada pohon merupakan bagian yang paling lunak sehingga bisa dimasukan baut. Beri tanda X atau apapun agar tidak terjadi salah melubangi ketika akan di bor. Lakukan pada 2 bagian lainnya dengan melubanginya.setelah itu lubangi dengan menggunakan bor. Tidak perlu terlalu dalam untuk memberikan lubangnya. Cukup disesuaikandengan panjang baut.


7. Pada kayu yang berukuran 38 cm, berikan baut pada tiap-tiap titik pusat yang sudah ditandai dengan menggunakan pensil dan bor dengan menggunakan mesin bor agar mudah memasukan baut ke dalam kayu dan bsia disambungkan dengan dahan pohon yang telah dilubangi. Hasilnya akan terlihat seperti gambar berikut.


8. Terakhir gabungkan antara baut yang telah dimasukan ke kayu dengan dahan pohon yang sudah dilubangi dan kencangkan dengan menggunakan obeng. Bila dirasa sudah kuat dan kencang, anda dapat memasangnya untuk titik kedua dan ketiga. Setelah itu untuk melicinkan permukaan, gunakan amplas kayu agar permukaanya terlihat halus pada dahan pohon dan papan kayu.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari craft-tutplus.com)