Membuat Mini Studio Foto

20 Maret 2015 Tutorial Lain-Lain


Suka mempotret lingkungan sekitar atau pemandangan? Ya, mungkin untuk para pemotret jika mengambil gambar di tempat yang disenangi dan cocok maka akan memiliki rasa kepuasan dalam diri. Tidak hanya dalam memotret pemandangan atau suatu tempat yang disenangi, kegiatan memotret suatu tempat tidaklah harus berpergian karena kita sendiri juga bisa membuat studio foto sendiri.


Biasanya jika memotret suatu benda di waktu siang, seringkali hasil potretan akan memiliki bayangan yang pekat ketika mengambil gambar dari sisi samping. Untuk menghindari penyinaran yang berlebihan, ada caranya untuk membuat tempat yang bisa mengurangi penyinaran pada benda yang akan dipotret. Kita akan membuat mini studio dari karya seni. Penasaran bagaimana jadinya? Yuk kita siapkan beberapa alat dan bahan seperti:

· Kardus bekas
· Spidol
· Penggaris / mistar
· Gunting
· Cutter
· Kertas malt
· Kertas karton putih
· Solatip

Cara Pembuatan:


1. Untuk kardus Anda dapat memilih apakah objek foto yang akan dipotret besar atau kecil. Apabila sudah, ambil kardus bekas yang disediakan untuk membuat mini studio foto ini. Pada gambar menggunakan kardus bekas dengan ukuran panjang 60 cm x lebar 40 cm x tinggi isi dalam kardus sekitar 35 cm. posisikan mulut kardus berada dibawah seperti pada gambar berikut.


2. Ambil spidol dan mistar. Gambar bentuk persegi pada ketiga bagian pada kardus bekas ini. Di sisi kiri, kanan serta atas. Kita seperti membuat jendela. Untuk caranya bisa dilihat pada gambar berikut. Usahakan memiliki ukuran yang sama seperti panjang dan lebar persegi yang digambarkan pada kardus bekas.


3. Setelah membuat jendela pada kardus bekasnya, sekarang lakukan pemotongan pada sisi kardus dengan menggunakan gunting atau cutter. Potong secara siku agar pembuatannya tidak meninggalkan sisa yang terkesan kurang rapi. Agar pemotongannya sesuai dengan tanda yang telah diberikan, gunakan mistar sebagai pemandu ketika memotong.


4. Setelah dipotong, bagian yang telah dipotong tersebut ditutupi dengan kertas malt (transparan). Caranya gunakan solatip untuk menutupi bagian yang telah dipotong. Proses pengeleman dapat dilakukan pada bagian dalam kardus. Caranya bisa dilihat pada gambar berikut.


5. Selanjutnya adalah penentuan latar. Caranya ambil karton putih yang telah disediakan. Tempelkan di dalam bagian kardus dan lipat membentuk bagian dalam kardus seperti pada gambar berikut. Apabila sudah selesai, untuk bagian bawah bisa dilebihkan untuk memantukan cahaya ketika memotret objek. Anda dapat meletakan ditempat yang biasa terkena sinar matahari atau ditempat yang terang.


6. Anda dapat mencoba meletakan benda yang bisa anda potret seperti contoh digambar adalah sepatu kecil. Letakan sepatu tersebut didalam kardus namun agak sedikit diluar. Maka hasil potretan yang telah di foto akan terlihat seperti gambar berikut. Pemotretan ini bisa dikatakan bagus karena penyinarannya cukup dan tidak berlebihan.

Oleh: Albert S.
(Dikutip dari craft.tutplus.com)