Tips Bikin Profil Linkedin Kamu Dilirik

12 Desember 2013 Tutorial Komputer


LinkedIn adalah sebuah jejaring sosial layaknya Facebook atau Twitter yang tampil sedikit berbeda dengan jejaring sosial kebanyakan. Situs ini diperuntukkan bagi kalangan profesional. Alhasil, mengoptimalkan LinkedIn untuk ‘menjual diri’ pun sangat memungkinkan.

Jangan salah kaprah dulu. Maksud ‘menjual diri’ di sini tentu saja untuk mencari kerja. Sebab bukan tidak mungkin para pemburu karyawan beroperasi atau mencari referensi dari situs ini. Sehingga tentunya Anda harus mempersiapkan diri.

LinkedIn sendiri didirikan oleh Reid Hoffman pada tahun 2002 silam. Situs ini memang belum sebesar Facebook atau sepopuler Twitter. Sebab baru memiliki 161 juta anggota di lebih dari 200 negara. Para profesional mulai memanfaatkan jejaring LinkedIn untuk pamer kemampuan dan pengalaman.

Akan tetapi halaman profil memiliki kesamaan dengan profil yang lain dan tak mampu mempromosikan kemampuan Anda secara akurat berdasarkan keahlian, pengetahuan, dan kepribadian.

Oleh karenanya, berikut 10 tips yang diterima melalui keterangan tertulis terkait bagaimana membuat profil LinkedIn Anda dilirik. Berikut tips-nya:

1. Jangan asal 'cut and paste'

LinkedIn menyambungkan Anda dengan jaringan, bukan hanya pada departemen sumber daya sebuah perusahaan. Anda tentu tidak akan begitu saja memberikan CV ketika berkenalan dengan seseorang, maka jangan lakukan itu di LinkedIn.

Lebih baik cantumkan penjelasan mengenai pengalaman dan keahlian Anda, layaknya Anda bercerita pada seseorang yang baru Anda temui. Tulis di profil Anda secara singkat dengan petunjuk visual atau tekstual. Tambahkan foto sehingga orang dapat mengenali Anda.

2. Tiru cara marketer-marketer andal

Beri sentuhan khas untuk profil Anda. Gunakan kata sifat yang spesifik, kata kerja yang beragam dan berkonotasi aktif ("mengelola proyek tim", misalnya, bukan "bertanggung jawab atas pengelolaan proyek tim").

Bertindaklah secara alami, jangan menggunakan penyebutan orang ketiga kecuali jika menggambarkan brand Anda. Bayangkan diri Anda ada dalam sebuah konferensi atau saat Anda meeting dengan klien. Cara Anda memperkenalkan diri adalah ciri khas milik Anda. Cantumkanlah itu di profil Anda.

3. Ciptakan tagline personal Anda

Ketika membuka profil Anda, sebaris kata di bawah nama Anda adalah hal pertama yang orang lihat. Bahkan, kata-kata tersebut akan muncul saat orang melakukan pencarian terhadap nama Anda. Barisan kata tersebut lah yang akan langsung diperhatikan oleh orang yang melihat profil Anda, dan bukan email Anda yang menjadi brand pribadi Anda.

Brand perusahaan Anda (atau jabatan Anda) mungkin sudah cukup. Atau, jika Anda masih ingin kepribadian profesional Anda lebih menarik, rangkailah sesuatu yang dapat mendeskripsikan Anda hanya dengan sekilas pandang.

4.Manfaatkan Personal Elevator Pitch

Jika Anda diberikan waktu untuk mendeskripsikan diri dalam waktu 30 detik, Anda tentu hanya menyebutkan hal-hal paling signifikan saja. Ini lah yang disebut personal elevator pitch. Gunakan ini di bagian ‘Summary’ profil LinkedIn Anda untuk dapat menangkap perhatian dengan mudah dalam waktu hanya 5-10 detik saja. Semakin bermakna summary Anda, semakin banyak perhatian yang akan Anda dapatkan dari para pengunjung.

5. Pampang keahlian

Jadikan lahan Skills & Expertise di profil Anda menjadi search engine optimizer pribadi Anda untuk mempermudah orang menemukan dan mengingat Anda. Menambahkan keterampilan dan keahlian yang spesifik menjadikan Anda unik dan lain dari yang lain. Anda juga dapat mendapatkan endorsement dari koneksi Anda untuk menambah kredibilitas dari pihak ketiga.

6. Paparkan pengalaman Anda

Bantu pengunjung profil Anda untuk memahami apa yang perusahaan Anda lakukan dan bagaimana peran Anda di sana dengan singkat, jelas, dan padat. Kembali bayangkan bahwa Anda tengah berada di sebuah konferensi, dan gunakan kalimat yang padat dan mudah dicerna.

7. Tingkatkan Google PageRank

Manfaatkan bagian Additional Information untuk menunjukkan apa saja yang menarik minat Anda. Tambahkan juga website yang memuat kemampuan atau ketertarikan Anda terhadap sesuatu. Kemudian ganti label "My Website" dengan kata yang menarik pengunjung untuk mengkliknya (Google page rankings Anda akan semakin bertambah semakin banyaknya jumlah klik, sehingga visibilitas Anda pun meningkat).

8. Berbeda

Dapatkan rekomendasi dari kolega, klien, dan karyawan yang dapat berbicara secara kredibel mengenai kemampuan dan prestasi Anda (utamakan kualitas, bukan kuantitas). Mintalah mereka untuk fokus pada keterampilan spesifik atau ciri kepribadian yang mendorong pendapat mereka tentang Anda. Buatlah komentar bermakna ketika Anda merekomendasikan orang lain. Munculkan berbagai rekomendasi dari kolega Anda, variasi tersebut akan membuat rekomendasi Anda terlihat asli.

9. Bangun koneksi Anda

Koneksi adalah salah satu aspek terpenting dari brand Anda, karena perusahaan yang terhubung dengan Anda mencerminkan kualitas dari brand Anda sendiri. Apa yang terjadi jika Anda mengamati sebuah profil, dan melihat bahwa Anda dan perusahaan tersebut memiliki koneksi yang sama? Profil tersebut akan memiliki nilai lebih di mata Anda. Nilai kesamaan tersebut bekerja dua arah. Oleh karena itu, kenali koneksi mana saja yang dapat menambah kredibilitas Anda dan pertahankan itu.

10. Aktif menggunakan LinkedIn

Profil LinkedIn Anda merupakan refleksi nyata dari kehidupan profesional Anda yang dapat Anda update dengan mudah, tidak seperti riwayat pekerjaan di atas kertas yang hanya bisa menunjukkan sedikit dari pengalaman Anda dalam satu waktu. Misalnya, pastikan jabatan atau perusahaan baru Anda terdaftar; dan daftar proyek utama yang telah Anda selesaikan atau kursus profesional yang mungkin Anda ambil.

Tetap aktif dalam LinkedIn juga menggambarkan bahwa Anda menyesuaikan diri dengan keadaan di sekitar Anda - baik itu karir, industri, atau koneksi Anda. Ekspresikan sudut pandang Anda terhadap suatu tren industri dengan memperbarui status, ataupun memberikan komentar terhadap news share koneksi Anda untuk membangun kredibilitas Anda. Segera hubungkan diri dengan kenalan profesional baru untuk menjaga hubungan profesional.

(Dikutip dari berbagai sumber)