Mengetahui Pengertian dan Fungsi UPS

29 Juli 2019 Tutorial Komputer


Pernah Anda mengalami gangguan listrik pada saat mengoperasikan komputer? Semisal pemadaman listrik bergilir atau naik turunnya tegangan secara tiba-tiba? Itu tentu sangat berbahaya bagi kinerja komputer. Sebab, tegangan listrik yang tiba-tiba mati akan mengakibatkan harddisk rusak sehingga komputer tidak berjalan dengan baik. Untuk mengatasi masalah tersebut, makanya dipasang UPS.

UPS merupakan singkatan dari Uninteruptible Power Supply. UPS memiliki pengertian yaitu perangkat hardware komputer yang berfungsi untuk memberikan suplai listrik ketika tegangan utama tidak berfungsi (terhenti, pemadaman listrik). Jadi, UPS hanya akan berfungsi jika terjadi pemadaman listrik. Artinya, UPS hanya sebagai cadangan. UPS cukup berperan karena dapat memberi suplai listrik selama beberapa menit. Waktu yang cukup singkat dapat dimanfaatkan untuk mematikan komputer secara normal. Ini tentu lebih baik ketimbang mati tiba-tiba karena listrik padam (akan merusak hard disk).

UPS memiliki fungsi sebagai cadangan sumber listrik yang sifatnya darurat. Artinya, UPS berfungsi untuk memberikan suplai listrik saat terjadi pemadaman listrik agar dapat menjaga komputer dari berbagai hal yang tidak diinginkan. Semisal, ketika listrik padam dan ada UPS, maka komputer akan aman dari rusaknya perangkat komputer ataupun data komputer hilang karena belum sempat disimpan. Itu semua akan teratasi apabila ada perangkat UPS.

Selain itu, di dalam perangkat UPS juga terdapat stabilizer. Stabilizer ini memiliki kegunaan untuk menstabilkan aliran listrik yang masuk ke dalam komputer. Dengan demikian, CPU dapat bertahan lebih lama ketimbang biasanya karena arus listrik yang mengalir ke CPU dapat stabil.

Itulah pengertian UPS dan fungsinya. Semoga bermanfaat bagi Anda.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)