Ini Penyebab dan Solusi Laptop Sering Restart Sendiri

2 Maret 2017 Tutorial Komputer


Seringkali kita menemukan suatu masalah pada laptop. Salah satunya dan cukup mengganggu tentunya adalah masalah laptop sering restart atau restart sendiri. Jadi, bagaimanakah cara mengatasi laptop yang melakukan restart sendiri:

1. Processor menjadi terlalu panas
Processor yang overheat atau terlalu panas adalah salah satu penyebab utama laptop sering restart. Untuk mengecek tingkat overheat dari laptop, dapat dilakukan dengan beberapa cara diantaranya:
*. Dapat melihat kondisi temperatur di menu Hardware Monitor pada program BIOS.
*. Dapat menggunakan bantuan program monitoring temperatur seperti yang kerap digunakan yaitu CPUID Hardware Monitor.

Kondisi overheat pada processor dapat disebabkan beberapa faktor diantaranya:
*. Kondisi bagian dalam laptop menyimpan banyak debu, sehingga aliran sirkulasi udara menjadi sedikit terganggu. Dan efeknya adalah laptop menjadi cepat panas pada bagian dalam dari laptop itu sendiri.
*. Thermal paste, yang ada pada processor dan pendingin processor sudah kering atau bahkan sudah hilang.
*. Kondisi ruang penyimpanan laptop yang memang lumayan panas.

Setelah mengetahui penyebabnya, maka langkah selanjutnya adalah penanganan pada masing-masing penyebabnya:
a. Lakukan pembersihan pada bagian dalam laptop, yaitu membersihkan debu-debu yang ada di dalamnya, Anda bisa menggunakan kain dan lap. Kalau masih takut atau ragu-ragu untuk membongkar dan memebersihkan sendiri laptop Anda, disarankan untuk membawa ke sevice center agar memperoleh penanganan yang tepat dan optimal, serta meminimalisir dampak negative yang dapat timbul.
b. Tambahkan thermal paste secukupnya pada proseccor dan pendinginnya, kemudian perhatikan jalur pendinginannya bisa menjadi lebih optimal lagi, dan sedikit dapat mengurangi panas yang terbentuk.
c. Perhatikan tempat peletakan atau penyimpanan laptop Anda, usahakan jangan diletakkan di tempat yang panas. Lihat secara dini temperatur yang ada, apakah dapat menggunakan bantuan aplikasi seperti CPUID Hardware Monitor.

2. Virus
Ada kemungkinan komputer atau laptop Anda terkena virus, dimana virus membuat kerja memori menjadi terbebani karena melakukan proses yang sama secara berulang-ulang. Dengan demikian laptop dapat melakukan restart dengan sendirinya.

3. Kondisi RAM
Pada umumnya laptop masih dapat hidup dan berjalan seperti biasanya, tetapi kemudian akan melakukan restart di saat-saat tertentu. Walaupun sudah dipastikan semua hardware dalam keadaan baik tetapi masalah ini tetap ada. Cobalah untuk mengganti RAM dengan yang lain, dan hasilnya laptop Anda dapat berjalan dengan normal.

4. Harddisk mengalami bad sector
Dengan kondisi harddisk yang demikian buruk maka dapat membuat laptop menjadi hang, laptop tidak bisa booting, muncul bluescreen, ataupu secara terus menerus akan melakukan restart. Untuk memperbaiki dan mencegah hal tersebut terjadi pada harddisk Anda maka Anda bisa menjalankan program scandisk atau checkdisk, men - defrag harddisk secara berkala, dan juga pastikan Anda selalu mematikan laptop dengan benar, yaitu dengan sistem shutdown.

Semoga bermanfaat bagi Anda.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)