Fungsi dan Cara Membuat Kabel Straight dalam Jaringan Komputer

26 April 2017 Tutorial Komputer


Kabel Straight Trought adalah kabel jaringan yang menggunakan kabel UTP untuk membuatnya, Kabel UTP akan dipilin sesuai dengan urutan warna dan dimasukan kedalam konektor kemudian di krimping agar bisa terkunci dengan konektor. kabel ini memiliki urutan yang sama antara ujung kabel satu dengan ujung kabel lainnya. Sehingga ketika kita melakukan krimping kabel untuk membuat kabel straight maka kita harus perhatikan dulu ujung kabel lainnya karena kita harus menyamakan urutan yang ada pada ujung kabel satunya.

Kabel Straight berfungsi untuk menghubungkan dua perangkat yang memiliki fungsi dan peran yang berbeda. Kabel ini memang kabel yang paling sering digunakan dalam jaringan komputer. Adapun fungsi kabel straight dalam jaringan adalah sebagai berikut:

*. Menghubungkan router dengan switch
*. Menghubngkan router dengan komputer
*. Menghubungkan switch dengan komputer
*. Menghubungkan Komputer dengan Hub
*. Menghubungkan Router dengan Access point
*. Menghubungkan Switch dengan Access Point
*. Menghubungkan Modem dengan Switch, dll

Untuk dapat membuat kabel straght diperlukan urutan yang sama dari masing-masing ujung kabel. Ada 2 standart yang biasa digunakan untuk menentukan urutan kabel UTP yaitu:

1. Standart T568-A Yaitu standart kabel dengan urutan sebagai berikut:

Pin 1 -> Putih Hijau
Pin 2 -> Hijau
Pin 3 -> Putih Orange
Pin 4 -> Biru
Pin 5 -> Putih Biru
Pin 6 -> Orange
Pin 7 -> Putih Coklat
Pin 8 -> Coklat

2. Standart T568-B Yaitu standart kabel dengan urutan sebagai berikut:

Pin 1 -> Putih Orange
Pin 2 -> Orange
Pin 3 -> Putih hijau
Pin 4 -> Biru
Pin 5 -> Putih Biru
Pin 6 -> Hijau
Pin 7 -> Putih Coklat
Pin 8 -> Coklat

Untuk membuat kabel straght dalam jaringan komputer kita harus memilin urutan kabel yang sama antara ujung kabel satu dengan ujung kabel lainnya. sehingga jika diatas terdapat standart untuk urutan kabel yang digunakan yaitu T568-A dan T568-B maka untuk dapat membuat kabel straight kita harus menyemakan urutan antar ujungnya.

Misalnya:
*. Jika kita menggunakan urutan standart T568-A pada ujung kabelnya maka ujung kabel yang lain juga menggunakan urutan kabel dengan standart T568-A
*. Dan jika kita menggunakan urutan standart T568-B pada ujung kabel satunya maka ujung kabel yang lain juga menggunakan standart T568-B

Untuk memudahkan dalam pembuatan gunakan bagan urutan berikut:

Ujung Kabel 1 <-> Ujung Kabel 2
Pin 1 -> Putih Hijau -> Putih Hijau
Pin 2 -> Hijau -> Hijau
Pin 3 -> Putih Orange -> Putih Orange
Pin 4 -> Biru -> Biru
Pin 5 -> Putih Biru -> Putih Biru
Pin 6 -> Orange -> Orange
Pin 7 -> Putih Coklat -> Putih Coklat
Pin 8 -> Coklat -> Coklat

Atau

Ujung Kabel 1 <-> Ujung Kabel 2
Pin 1 -> Putih Orange -> Putih Orange
Pin 2 -> Orange -> Orange
Pin 3 -> Putih Hijau -> Putih Hijau
Pin 4 -> Biru -> Biru
Pin 5 -> Putih Biru -> Putih Biru
Pin 6 -> Hijau -> Hijau
Pin 7 -> Putih Coklat -> Putih Coklat
Pin 8 -> Coklat -> Coklat

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)