Cara Memformat Partisi dengan Benar

1 Desember 2017 Tutorial Komputer


Sebelum memformat partisi, Anda harus memahami cara membuat partisi dikarenakan dalam memformat partisi itu, Anda sudah membuat partisinya, jadi harus mengetahui cara membuatnya dulu baru memformat. Apabila harddisk telah dipartisi, maka harddisk itu telah dipetakan kedalam section, tetapi section-section itu masih kosong. Jika harddisk diibaratkan gedung perpustakaan yang baru saja dibangun, maka rak buku, papan petunjuk, dan katalog buku hendaknya disiapkan dahulu sebelum buku-buku dimasukkan untuk disimpan.

Jika sebuah partisi diibaratkan sebuah buku, maka filesystem ibarat kertas yang digunakan untuk menulis. Perbedaan jenis kertas yang dipakai, jumlah garis yang tersedia didalam satu halaman, dsb, sangat menentukan bagaimana proses kita menulis di buku tersebut. Tentunya kalau kertas belum di pasang kedalam buku, kita tidak bisa menulisi buku tersebut. Didalam Linux, filesystem yang standard digunakan adalah ext2 dan ext3. Filesystem ext3 mirip dengan ext2 ditambah dengan pencatatan proses penulisan disk yang disebut dengan journal. Journal itu membuat sistem dapat pulih lebih cepat apalagi listrik mati secara tiba-tiba.


Tool yang umum digunakan untuk membuat filesystem ext2 atau ext3 adalah mke2fs. Perintah ini umum tersimpan di directory /sbin. Aplikasi mkfs.ext2 dan mkfs.ext3 merupakan penyerderhanaan dari mke2fs yang pada prosesnya juga menggunakan mke2fs yang sudah ditambahi opsi-opsi spesifik.

Cara memformat cukup sederhana. jalankan perintah mkfs disertai dengan filesystem-nya kemudian tuliskan nama devicenya.

*. mkfs.ext2 /dev/sdb6
*. mkfs.ext3 /dev/sdb6

Untuk memfomat ke format FAT32, dapat menggunakan mkfs.vfat diikuti dengan nama devicenya.

Oleh: Josua M
Dikutip dari berbagai sumber)