3 Tips Merawat Baterai Laptop yang Non-Removable

29 Mei 2017 Tutorial Komputer


Sekarang ini memang lebih banyak menggunakan laptop dari pada PC. Pasalnya, dengan laptop, Anda bisa lebih mudah dalam mengerjakan berbagai pekerjaan Anda, kapan pun, dan di mana pun. Akan tetapi, hal yang perlu Anda perhatikan saat menggunakan laptop ini adalah kapasitas baterainya. Berhubungan dengan masalah baterai laptop, berikut ini 3 tips merawat baterai laptop yang non-removable agar tetap awet digunakan.

1. Cek suhu

Suhu baterai yang terlalu panas bisa juga berdampak pada perangkat yang ada di sekitarnya. Jadi, pastikan suhu baterai pada laptop Anda ini tetap terjaga dengan baik. Apalagi bagi Anda yang menggunakan laptop dengan baterai Non-Removable. Kalau yang menggunakan baterai Removable, cara mengatasinya itu cukup mudah dengan melepasnya saja, dan menggunakan adapter charger langsung. Agar bisa tetap menjaga suhu tidak terlalu panas, maka Anda bisa menggunakan fan, serta jangan terlalu sering dan lama menggunakan laptop di atas kasur.

2. Menggunakan charger terus-menerus

Dulunya kita sering mendengar kalau mengecas baterai laptop terus menerus itu akan membuat baterai laptop cepat rusak. Sekarang ini, laptop tipe terbaru sudah dilengkapi dengan teknologi dan fitur canggih, yang dirancang khusus agar baterai laptop tidak over saat dicharge terus-menerus. Bahkan, mengecas laptop itu disarankan sambil pemakaian, agar saat Anda menggunakan laptop tersebut tetap terjaga dengan baik. Apalagi untuk Anda yang suka menggunakan laptop bermain game, maka sebaiknya selalu pasang charger tersebut di laptop Anda.

3. Hindari menggunakan laptop dengan baterai 0%

Setiap perangkat elektronik ini memiliki waktu pemakaian masing-masing. Begitu pun dengan baterai non-removable untuk laptop. Bahkan telah dilakukan penelitian, kalau baterai yang lebih sering dicharge dan tidak perna menghabiskan daya baterainya sampai di bawah 10% itu akan lebih awet dibandingkan baterai yang digunakan sampai benar-benar habis


Sistem operasi seperti Windows, bisa memperlihatkan Anda dengan tepat waktu daya tahan dari baterai laptop Anda tersebut. Dengan cara ini tentunya Anda bisa terus memonitoring berapa lama lagi waktu pemakaian dari laptop Anda tersebut berdasarkan waktu yang ditunjukkan oleh baterainya tersebut. Akan tetapi, waktu ini biasanya akan semakin berkurang jika penggunaan laptop ini terlalu berat seperti, bermain game, menggunakan program desain, atau editing, dan lain sebagainya.

Maka dari itu, sebelum baterai laptop Anda mulai habis (0%) sebaiknya segera dicharger. Perhatikan juga persentase dari baterai tersebut, proses pengecasan baterai laptop yang baik itu adalah masih pada angka 10%. Tapi, kalau memang Anda di rumah saja, atau dekat dengan colokan listrik, sebaiknya langsung dicharger dan dipakai saja, karena itu bisa lebih bagus.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)