Yuk Cari Tahu Apa Itu Verb Mood dalam Bahasa Inggris dan Contohnya

30 Agustus 2016 Tutorial Bahasa Inggris


Dalam bahasa inggris, verb atau kata kerja merupakan salah satu komponen terpenting dalam suatu kalimat. Verb merupakan bagian dari part of speech dalam bahasa inggris, dimana verb berfungsi untuk menjelaskan subject.

Nah, verb sendiri juga memiliki banyak jenis yang salah satunya ialah verb mood.Seperti dikutip dari caramudahbelajarbahasainggris.net yuk cari tahu apa itu verb mood dalam Bahasa Inggris dan contohnya.

Jika daalam bahasa inggris, mood is the form of the verb that shows the mode or manner in which a thought is expressed. Denga kata lain, verb moodmerupakan suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk mengekspresikan apa yang dilakukan oleh penulis atau pembaca.

Nah, verb mood terbagi menjadi tiga bagian yaitu:

  • Imperative,
  • Subjunctive,
  • Indicative.


Berikut ini masing-masing penjelasan serta contoh kalimat nya dalam bahasa inggris.

Imperative Mood

Bentuk verb mood yang satu ini merupakankata kerja dalam bahasa inggris yang digunakan untuk memberikan sebuah instruksi atau perintah, nasihat, atau sebuah permintaan.

Contoh:

  • Turn on the AC please, it’s hot here. (tolong nyalakan ACnya, di sini sangat panas.)
  • Turn off the lamp please (tolong matikan lampunya)
  • Don’t disturb me please (tolong jangan ganggu aku)


Subjunctive Mood

Jika dalam imperative moodmerupakan kata kerja berupa perintah, maka dalam subjunctive mood, lebih digunakan untuk menyatakan sebuah keinginan, keraguan ataupun suatu bentuk pengandaian yang tidak menjadi kenyataan.

Contoh:

  • I wish I could swim and teach her (aku berharap aku dapat berenang dan mengajarkan dia)
  • I wish you know what i feel right now (aku berharap kamu tahu apa yang kurasakan sekarang)
  • If you are not busy, please pick me up (jika kamu tidak sibuk, tolong jemput aku)


Indicative Mood

Indicative mood merupakan bentuk kata kerja yang paling sering digunakan dalam kalimat pada tulisan bahasa Inggris. Dalam kalimat, Indicative mood sering digunakan untuk membuat statement(pernyataan) baik fakta maupun opini, denial(penyanggahan/penolakan), maupun question (pertanyaan).

Contoh:

  • The weather is cold in Bogor.(Cuacanyadingin di Bogor.)
  • Do you know a girl who is fallin in love with him? (apakah kamu tau seorang gadis yag jatuh cinta pada laki-laki itu?)
  • I didn’t touch anything on the desk.(Saya tidak menyentuh apapun di atas meja tersebut.)


Practice makes perfect!

Oleh: Faqih F

(Dikutip dari caramudahbelajarbahasainggris.net)