Perbedaan Finite Verb dan Nonfinite Verb



Verb memang beragam dalam penggunaannya. Namun tahukah Anda jika kata kerja dalam bahasa Inggris bisa dibedakan menjadi 2 jenis? Jenis verb tersebut adalah kata kerja terbatas dan kata kerja tak terbatas atau di dalam Kalimat Bahasa Inggris adalah Finite Verbs & Non finite verbs. Finite Verbs (kata kerja terbatas) dan Nonfinite Verbs (kata kerja tak berbatas) merupakan kata kerja (verb) yang dibagi berdasarkan perubahan bentuk dan perubahan tersebut mengikuti subjek dalam suatu kalimat.

Untuk membandingkan kedua jenis dari kata kerja terbatas dan tidak terbatas, berikut beberapa penjelasan Finite verbs & Nonfinite verbs.

1. Finite Verbs

Finite Verbs (kata kerja terbatas) adalah kata kerja yang mengalami perubahan bentuk sesuai dengan subjek dan tensesnya yang berfungsi sebagai predikat dalam kalimat, atau dengan kata lain finite verbs adalah bentuk-bentuk dari kata kerja yang menyesuaikan dengan subjek dan tensesnya baik dari jumlah dan maupun personalnya. Finite Verbs merupakan kata kerja utama dari sebuah kalimat dan hanya digunakan dalam Present Tense dan Past Tense.

Pada finite verb juga memiliki tipe pada kalimatnya seperti berikut ini:

· Berdasarkan ada atau tidaknya direct object: transitive & Intransitive verb.

Contoh:

My family eats the organic rice.
(Keluarga saya makan beras organik tersebut.)
The worker operated this machine.
(Pekerja tersebut mengoperasikan mesin ini.)

· Berdasarkan ada atau tidaknya aksi: action & stative verb.

Contoh:

The athlete jumps when his coach blow the whistle.
(Atlit tersebut melompat ketika pelatihnya meniup peluit.)
This cheese cake tastes delicious.
(Kue keju ini terasa lezat.)

· Finite verb yang melibatkan Linking Verb
(Kata kerja untuk menghubungkan subject dengan informasi atau deskripsinya. Misalnya: feel, look, smell, sound, taste, be, act, appear, become, continue, etc)

Contoh:

Mr. Mamat is a headmaster.
(Pak Mamat adalah seorang kepala sekolah.)
Her socks smell bad.
(Kaus kakinya berbau busuk.

· Finite verb yang melibatkan Auxiliary Verb
(kata kerja yang muncul sebelum main verb (kata kerja utama) untuk memodifikasi makna main verb tersebut. Contoh: is, are, do, does, did, may, might, etc)

Contoh:

You may forget the embarassing incident tomorrow. (main verb = forget)
(Kamu mungkin melupakan insiden memalukan itu besok.)
He is working. (main verb = working)
(Dia sedang bekerja.)

2. Nonfinite verb
Non-Finite verb adalah suatu bentuk kata kerja yang tidak dipengaruhi tense (present atau past), person (first/second/third), dan number (singular/plural). Nonfinite verb merupakan kebalikan dari Finite Verb, Nonfinite Verb tidak mengalami perubahan bentuk sesuai dengan subjek dan tense-nya. Nonfinite Verb juga bukan merupakan kata kerja utama (main verb) dan disebut juga sebagai kata kerja tidak lengkap (incomplete verb) karena kata kerja ini tidak menunjukkan apa yang dilakukan tetapi nonfinite verb bisa berfungsi sebagai kata benda, kata keterangan dan kata sifat. Berbeda dengan Finite Verb hanya ada pada present tense dan past tense, nonfinite verb bisa termasuk dalam infinitive, present participle, & past participle.

Contoh:

· The woman made her daughter eat up many tomatoes. → melibatkan bare Infinitive
(Wanita tsb memaksa anaknya menghabiskan banyak tomat.)
· The children have been playing a ball for an hour. → melibatkan Present Participle
(Anak-anak telah bermain bermain selama satu jam.)
· He had his book returned as soon as possible. → melibatkan Past Participle
(Dia meminta bukunya dikembalikan sesegera mungkin.)

Oleh: Albert S.
(Dikutip dari wordsmile.com)