Perbedaan Antara Continuous dan Continual

20 Februari 2017 Tutorial Bahasa Inggris


Seringkali kata sifat memiliki kesamaan baik dalam pengucapan maupun dalam pembacaannya. Jika kita berbicara kesamaan, maka pasti ada sedikit perbedaan pada kata seperti halnya continuous dan continual. Jika dilihat memang memiliki kesamaan dalam arti yakni berkelanjutan atau terus-menerus. Yang membuat kedua kata ini berbeda adalah penggunaannya.

Continual dan continuous adalah adjective (kata sifat) yang secara umum bermakna "without interruption" (tanpa gangguan) dansering digunakan interchangeably (dapat dipertukarkan). Meskipun secara umum maknanya sama, sesungguhnya dua kata ini tidak sepenuhnya sinonim.

Continuous cenderung lebih menonjol untuk makna ini. sementara continual tidak perlu benar-benar untuk membicarakan aksi yang terus-menerus tanpa gangguan melainkan hanya aksi yang berulang (frequently repeated).

Sayangnya dalam penggunaan umum perbedaan ini telah samar-samar dan bahkan pada vocabulary menganggap kedua kata sifat tersebut sebagai sinonim. Memang jelas bahwa suatu aksi berlangsung secara terus-menerus tanpa gangguan, penggunaan continuous lebih banyak digunakan ketimbang continual.

Contoh kalimat:

·The natural water cycle describes the continuous movement of water between the earth and the atmosphere.
(Siklus air menggambarkan gerakan air yang kontinu antara bumi dan atmosfir.)
· He’s had continual problems with my computer for several weeks.
(Dia punya masalah terus-menerus dengan komputernya selama beberapa minggu.)
·The purpose of continual/continuous improvement processes is to improve products or services.
(Tujuan dari proses perbaikan berkelanjutan adalah untuk memperbaiki produk dan layanan.)
·Her continual complaints about her neighbor made me nauseated.
(Keluhan terus-menerus tentang tetangganya membuat saya jemu.)
·How can you draw a continuous line with an ink pen?
(Bagaimana kamu dapat menggambar garis kontinu dengan pena tinta?)

Oleh: Albert S.
(Dikutip dari wordsmile.com)