Mempelajari Objective Case pada Kalimat

17 Februari 2017 Tutorial Bahasa Inggris


Dalam kalimat pasti memiliki penggolongan pada kata kerja seperti Subyek, Predikat, Objek & kata keterangan. Nah, penggolongan inilah yang dapat mengartikan suatu kalimat yang diberikan. Seperti halnya dengan bahasa Inggris, Subyek, Predikat dan beberapa kata tambahan juga menjadi hal yang penting untuk dipelajari.

Kita pernah mempelajari Subjective Case yang merupakan case dari suatu pronoun (kata ganti) ketika berfungsi sebagai subject of verb. Selain Subjective Case, kita juga mengenal yang namanya Objective Case. Objective case adalah case dari suatu pronoun (kata ganti) ketika berfungsi sebagai direct or indirect object of verb, object of preposition, atau subject of infinitive. Pronoun yang berada di dalam subjective case yaitu: me, you, them, us, her,him, it, whom, dan whomever. Adapun it dan you juga dapat digunakan pada subjective case.

Kendati demikian, sama seperti Subjective Case, Objective Case juga memiliki kendala dalam pemakaiannya dalam kalimat. Berikut beberapa kendalanya:

1. Compound Object
Pronoun tetap berada di objective case walaupun kalimat menggunakancompound object (dua atau lebih noun/pronoun atau gabungan keduanya dan dihubungkan dengan coordinate conjunction "and"). Agar terdengar lebih sopan, first-person pronoun ditulis belakangan.

Contoh:

· Anna was angry with Nita, Martin, and me. (Object of Preposition)
(Anna marah pada Nita, Martin, dan saya.) bukan Nita, Martin, and
· She showed emphaty to Devi and me. (Object of Verb)
(Dia menunjukkan empati pada Devi dan saya.) indirect object
· He considered Terry and me his good friends. (Object of Verb)
(Dia menganggap Terry dan saya teman-teman baiknya.) bukanTerry and I

2. Informal/Formal Writing
Posisi subject complement seharusnya diisi oleh pronoun yang berada di subjective case, namun pada informal speech/writing "me" biasa digunakan untuk menggantikan "I". Senada dengan itu, whom biasanya diganti who.

Contoh:

· The man to whom I talked has prepared his childs to take over his business(Formal)
· That’s the woman whom I admire for her determination. (Formal)
· It’s I.(Formal)
· The man who I talked to has prepared his childs to take over his business. (Informal)
· That’s the woman who I admire for her determination. (Informal)
· It’s me.(Informal)

Contoh dari Kalimat Objective Case:

1. Subject of Infinitive
· They never persuade us to buy the product.
(Mereka tidak pernah membujuk kami membeli produk tersebut.)subject of to buy

· His trainer encouraged him to stop smoking.
(Pelatih menganjurkannya untuk berhenti merokok.) subject of to stop

2. Object of Verb
· That’s the woman whom I admire for her determination.
(Itu wanita yang saya kagumi karena tekadnya.) object of admire
· My friend often lends me some money.
(Teman saya sering meminjami saya uang.) indirect object of lend
· He wrote it by hand.
(Dia menulis itu dengan tangan.) direct object of wrote
· I’m going to meet her at the coffee shop.
(Saya akan menemuinya di kedai kopi.) direct object of him

3. Object of Preposition
· The man to whom I talked has prepared his childs to take over his business.
(Laki-laki yang berbicara dengan saya telah mempersiapkan anak-anaknya untuk mengambil alih bisnisnya.) object of to
· No one has fixed the potholes using asphalt yet, so look out for them.
(Belum ada yang memperbaikinya dengan aspal, jadi hati-hati dengannya.) object of for
· Let’s talk about it later.
(Mari bicarakan tentang itu nanti.) object of about

Oleh: Albert S.
(Dikutip dari wordsmile.com)