Memaham Particle Kalimat pada Bahasa Inggris



Setiap kalimat terutama pada bahasa Inggris memiliki setiap bagian penting salah satunya adalah partikelnya. Didalam pelajaran bahasa Inggris, Particle adalah suatu kata yang berbentuk tetap (tidak berubah bentuknya melalui inflection yang merupakan proses pembentukkan kata dengan menambahkan ‘s atau ending tertentu pada base form) dan tidak termasuk dari salah satu part of speech (noun, pronoun, verb, adjective, adverb, conjunction, preposition, interjection).

Fungsi dari Particle adalah menggabungkan 1 atau 2 kata yang bersama verb untuk membentuk multi-word verb (disebut juga phrasal verb). Sehingga dengan menggabungkan kata yang tetap dapan berubah menjadi suatu kosakata lain seperti contoh:

1. Particle (after, along, away, back, behind, by, down, in, of, off, on, up, out, into)
Contoh dalam kalimat:

· Mark Zuckerberg dropped out of Harvard.
(Mark Zuckerberg keluar dari Harvard.)

2. Particle "to" bersama verb membentuk infinitive.
Contoh:

· They begin to understand each other.
(Mereka mulai memahami satu sama lain.)

3. Particle"not/n’t/’t" untuk membentuk negative construction.\
Contoh:

· I can‘t find him anywhere.
(Saya tidak dapat menemukannya dimanapun.)

4. Do, don’t, let, dan let’s dapat digunakan untuk membentuk imperative sentence.
Contoh:

· Let’sgo to the gym!
(Ayo pergi ke gym!)

· Don’tbe panic!
(Jangan panik!)

Mungkin terlihat mudah ketika kita memahami pada contoh-contoh diatas, namun ada beberapa particle yang dapat memindahkan kata tersebut beserta kata yang mengikutinya (noun) ke awal kalimat. Jika make sense, maka merupakan preposition; bukan particle.

Contoh:

· He will wait on the bridge.→ On the bridge, he will wait.
(Di atas jembatan, dia akan menunggu.) (benar)

· He will wait on the guest. → On the guest, he will wait.
[wait on (phrasal verb) ~ serve = melayani]

Oleh: Albert S
(Dikutip dari wordsmile.com)