Ketika Belajar Grammar, Ini yang Harus Anda Tahu!

2 Januari 2015 Tutorial Bahasa Inggris


Grammar adalah salah satu hal yang inti dalam pelajaran bahasa Inggris. Dengan memahami grammar, kita akan mudah memahami tenses-tenses dalam bahasa Inggris yang bisa dikatakan beragam rumusnya. Namun seringkali kita menghubungkan antara pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Padahal penggunaan katanya saja sudah berbeda.

Supaya dapat menggunakan grammar dengan baik, kita terlebih dahulu harus mempelajari beberapa kesalahan-kesalahan pada penggunaan grammar. Apa saja kesalahan-kesalahan dalam grammar? Yuk kita simak berikut ini.

1. Split Infinitives
Infinitives (lebih dikenal dengan to infinitive) sewajarnya berbentuk to + verb murni. Split infinitives ini berarti terpisahnya to dengan verb murninya. Memang jika terpisahnya ‘kedua pasangan’ ini tidak terlalu jauh, maka boleh-boleh saja. Namun jika jaraknya terlalu panjang maka akan terlihat kaku.

Contoh:

· He began to slowly but surely turn the company round

Contoh diatas terlihat tidak wajar karena memisahkan to dengan verb murninya terlalu jauh. Kalimat diatas seharusnya:

· He began to turn the company round, slowly but surely.
· Slowly but surely, he began to turn the company round.

2. Unbalance Sentences
Jika menggunakan correlative conjunction, seperti either....or... atau not only....but also... kita harus memahami bahwa kalimat tersebut memiliki kesejajaran dalam bentuk dan fungsi.

Contoh:

· Shelly is not only beautiful but also smart

Kata-kata setelah not only dan but also diatas (beautiful dan smart) jelas memiliki bentuk dan fungsi yang sama yaitu sama-sama adjective dan sama-sama berfungsi sebagai subjective complement. Namun hal yang paling penting adalah bentuk harus sama, jika tidak maka kalimat tersebut menjadi tidak seimbang:

Contoh:

· Shelly is not only a student but also smart

3. Kata Kerja serasi dengan Subyek
Contoh:

· Singular subject, singular verb

Subyek tunggal harus ditemani kata kerja ‘tunggal’, contoh: The cat sits on the mat

· Plural subject, plural verb

Subyek jamak harus ditemani kata kerja ‘jamak’, contoh: The cats sit on the mat

· Two singular subject, plural verb

Dua subyek tunggal harus ditemani kata kerja ‘jamak’, contoh: The cat and the dog sit on the mat

Selain ‘to be’, subyek yang berupa ‘collective noun’ juga sangat mempengaruhi kata kerja, bandingkan contoh berikut:

· The team is working on it
· The team are working on it

4. Dangling Participles
adalah participle hasil dari omitting ataupun reducing clause, bukan participle yang difungsikan sebagai adjective. Berbeda dengan dua contoh diatas, dimana hanya kemampuan memahami grammar yang dibutuhkan, Dangling Participles, dikenal juga dengan istilah misrelated participle (participle yang tak serasi dengan subyek), membutuhkan kemampuan dalam segi makna untuk memahaminya,

contoh:

· Cycling along a path used by Dr Livingstone, a leopard leapt out and attacked me.

Untuk membenarkan kalimat diatas, maka seharusnya subyek pada main clause harus diubah menjadi I, sehingga menjadi:

· After I cycled along a path used by Dr Livingstone, I was attacked by a leopard.

Jika sub. Conjunction dan subjectnya dihilangkan (omitted), maka kalimatnya menjadi:

· Cycling along a path used by Dr Livingstone, I was attacked by a leopard.

Oleh: Albert S.
(Dikutip dari Englishindo.com)