Kesalahan yang Umum Terjadi Saat Mempelajari Bahasa Inggris



Ketika belajar adalah hal yang biasa jika kita melakukan kesalahan pada apa yang dipelajari. Dengan mengetahui kesalahan apa yang kita lakukan bisa menjadi bahan koreksi kita untuk menemukan solusi mengatasi kesalahan serta bisa menjadi pengalaman yang menjadikan kita bisa terhindar untuk melakukan hal yang sama.

Seperti halnya belajar, terutama belajar bahasa Inggris. Cara penyampaiannya pun berbeda dengan bahasa Indonesia. Seringkali kita melakukan kesalahan dalam memahami verb dan tenses dalam bahasa Inggris secara tertulis. Kesalahan dalam mempelajari bahasa Inggris bisa terlihat dengan jelas ketika kita melakukan percakapan dengan sesama kita sendiri.

Nah, memang kita sering melakukan kesalahan untuk berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Namun apa saja kesalahan dalam mempelajari bahasa Inggris? Yuk kita lihat dan koreksi kesalahan-kesalahan dalam belajar bahasa Inggris seperti berikut ini.

1. Mendengarkan
Kesalahan dalam belajar bahasa Inggris yang sering terjadi adalah kurangnya perhatian pada pelatihan listening. Memang dalam sebuah tes bahasa Inggris biasanya akan diadakan tes listening, tapi itu biasanya dilakukan melalui CD dan kaset yang tentu akan sangat berbeda dengan ketika kita mendengarkan seseorang berbicara bahasa asing dari penutur aslinya (native speaker) secara langsung dan bukan dari rekaman.

2. Jarang belajar bahasa Inggris
Kesalahan dalam belajar bahasa Inggris lainnya juga karena tidak mau meluangkan waktu untuk mempelajarinya. Padahal dengan menghapalkan 3 kosakata baru per hari dari kamus, dalam satu tahun kita bisa menghapalkan lebih dari 1000 kosakata baru. Untuk menghapal 3 kosakata baru cukup 5 menit saja per hari, tetapi kebanyakan orang berdalih tidak memiliki waktu. Maka dari itu, cobalah mulai dari sekarang sisihkan waktu untuk memperkaya kosakata bahasa Inggris.

3. Penggunaan preposisi yang tidak tepat
Ada beberapa kesalahan dalam belajar bahasa Inggris yang sering kita temui, salah satunya yaitu penggunaan preposisi yang tidak tepat. Preposisi sebetulnya bukanlah hal yang sulit jika dibandingkan dengan grammar, misalnya. Tapi dalam penggunaan sehari-hari, beberapa orang yang belajar bahasa Inggris sering mengalami kesulitan. Misalnya, ketika membedakan kapan harus menggunakan in, at, with, dan for. Padahal hal itu masih tergolong sederhana, karena ada banyak sekali jenis preposisi di dalam bahasa Inggris.

4. Terlalu fokus tenses sehingga melupakan vocabulary
Kesalahan ini sering dianggap kesalahan dalam belajar bahasa Inggris yang sering sekali terjadi. Hal ini banyak terjadi tidak hanya di buku pelajaran tapi juga pada proses pengajaran di sekolah. Seseorang yang belajar bahasa Inggris terlalu fokus pada tenses dan sering melupakan pentingnya vocabulary/kosakata. Memang tenses itu cukup penting, tapi perlu porsi yang pas pembelajarannya dengan memberikan perhatian pada aspek lain, salah satunya vocabulary.
Sering dalam belajar, kita hanya diajarkan vocabulary yang terkait topik bab tertentu. Memang akan mudah untuk mencari vocabulary tersebut di kamus, tapi ketika seseorang terlalu dibiasakan menggunakan kamus tentu akan menjadikan pembelajaran kurang maksimal.

5. Masalah Diri Sendiri
Kesalahan dalam belajar bahasa Inggris ini relatif sulit diatasi karena datangnya dari dalam diri kita sendiri. Kebanyakan orang gagal belajar bahasa Inggris karena persoalan mental. Bukan karena materinya yang terlalu sulit, namun sikap mudah menyerah dan tidak percaya diri serta tidak konsisten dalam belajar.
Kurangnya kecintaan terhadap bahasa Inggris juga mempengaruhi orang malas belajar, jika memang dari awal sudah mencintai bahasa Inggris, maka tidak akan ada lagi alasan malas, alasan tidak ada waktu dll. Jika kita memiliki motivasi kuat atau alasan kuat kenapa kita harus menguasai bahasa Inggris, maka bisa dipastikan Anda akan sukses mempelajari bahasa Inggris dengan cepat.

Oleh: Albert S
(Dikutip dari Englishtalk.com)