Difference About Immoral dan Amoral



Pernahkan Anda melihat kata yang memiliki kesamaan? Terkadang kita sering menilai jika kata yang memiliki kesamaan seperti halnya memiliki kesamaan pada suatu kata pada posisinya seperti dibelakang kata. Contoh Amoral & Immoral. Memang sepintas memiliki kesamaan karena berhubungan dengan moral. Namun perbedaannya terletak pada makna kedua kalimat tersebut.

Meskipun terlihat sama, namun amoral dan immoral sesungguhnya bukan sinonim karena dua adjective (kata sifat) ini maknanya berbeda. Amoral berarti "having no moral sense; not concerned with the rightness or wrongness of behavior" (tidak punya moral; tidak ada kekhawatiran apakah suatu perbuatan baik atau buruk secara moral), sedangkan immoral berarti "not morally good" (tidak baik secara moral / asusila).

Nah jika perbedaan pada kedua kalimat adalah maknanya, kedua kata ini juga memiliki kesamaan yakni kedua kata ini bisa digunakan sebagai attributive adjective (di depan noun) atau predicative adjective (setelah noun dengan diselangi linking verb).

Untuk menentukan perbedaan kedua kalimat ini, berikut beberapa contoh yang dapat dilihat berikut ini.

· Slavery is an example of immoral behavior.
(Perbudakan adalah sebuah contoh perilaku imoral.)→predicative adjective
· Animals have been thought to be amoral creatures for so long.
(Binatang telah dianggap sebagai mahluk tanpa sense moral sejak lama.)→attributive adjective
· Do people have a right to be immoral?
(Apakah orang punya hak untuk menjadi buruk secara moral?) → attributive adjective
· The council judged the film to be immoral and obscene.
· The client pays for the amoral expertise of the lawyer.

Oleh: Albert S.
Dikutip dari wordsmile.com
Tags