Conversation About Traditional Market

11 Februari 2017 Tutorial Bahasa Inggris


Sebagai makhluk sosial yang saling membutuhkan, kita mengunakan komunikasi sehari-hari untuk kebutuhan hidup. Salah satunya adalah dengan cara berdialog. Dengan berdialog, kita dan orang lain akan saling bertukar pikiran dan membantu. Contoh ketika kita sedang berada di pasar tradisional. Adakalanya jika kita ingin membeli sesuatu, biasanya kita akan ditawarkan oleh si penjual mengenai kebutuhan apa saja yang diinginkan.

Terkadang terselip penawaran harga antara si penjual dan pembeli. Nah, disitulah kita sedang berdialog untuk mendapatkan barang dan harga yang sesuai. Jika berdialog dengan bahasa Inggris, kita tidak perlu cemas karena kita bisa mengikuti contoh percakapan tentang pasar tradisional berikut ini.

Cindy: Mom, Why don’t we go to a supermarket? Supermarket sells vegetables and fruits too, right? (Bu, mengapa kita tidak pergi ke supermarket saja? Supermarket menjual sayuran dan buah-buahan juga, kan?)
Mrs. Shinta: Sure, my love. But traditional market is much more complete and cheaper than supermarket.(Tentu, putri tersayangku. Tapi pasar tradisional jauh lebih lengkap dan lebih murah daripada supermarket.)
Cindy: But it’s hot, smelly, muddy, and dirty in here. (Tapi disini panas, bau, becek, dan kotor.)
Mrs. Shinta: This is what is called the real shopping my daughter. When I was at your age, I always came with your Grandma to go shopping here.(Ini baru benar-benar belanja sayang. Ketika ibu se usia kamu, ibu selalu pergi dengan nenekmu untuk belanja di sini).
Cindy: Wowww!!! Really? (Wowww !!! Benarkah?)
Mrs. Shinta: Of course. Now, let’s go to green-grocery first. (Tentu saja. Sekarang, mari kita pergi ke toko sayuran terlebih dahulu.)
Cindy: Okay, Mom! Let’s go! (Oke, bu! Ayo!)

At green-grocery stall

Seller: Hey, mam Shinta...good morning. Do you need something to buy? (Hei, ibu Shinta ... selamat pagi bu. Adakah sesuatu yang ingin anda beli?)
Mrs. Shinta: I need a kilo cabbage, half a kilogram of chili and potatoes. Do you have? (Aku butuh kubis sekilo, setengah kilo cabe dan kentang. Apakah kamu menyediakannya?)
Seller: Absolutely mam.Wait a minute. Here you are, Mam. Do you need anything else? (Tentu saja bu. Tunggu sebentar. Ini belanjaan anda bu. Apakah anda memerlukan yang lainnya lagi?)
Mrs. Shinta: I think that’s all(Saya pikir itu udah semuanya.)
Cindy: Mom, don’t you want to buy meat? (Bu, tidak jadi membeli dagingnya ya?)
Mrs. Shinta: Oh...thanks my love. Btw, I need tenderloin. Do you have it? (Oh... terima kasih sayangku. Ngomong-omong, aku perlu tenderloin. Apakah kamu memilikinya?)
Seller: Sure! (Tentu saja!))
Mrs. Shinta: Is every meat sold here really fresh? (Apakah setiap daging yang dijual di sini benar-benar masih segar?)
Seller: Of course! I always sell fresh meats that I get directly from ‘penjagal’ every single morning. Tentu saja! Saya selalu menjual daging segar yang saya dapatkan langsung dari ‘penjagal’ di setiap paginya.)
Mrs. Shinta: How much all? (Berapa total harga semuanya?)
Seller: These all cost Rp. 130,000. But, I will give you 5 thousand rupiahs for a discount. (Semuanya Rp. 130.000. Tapi, saya akan memberikan 5 ribu rupiah sebagai diskon.)
Mrs. Shinta: Oo...thank you very much. Here is 150 thousand rupiahs. (Oo ... terima kasih banyak. Ini uangnya 150 ribu rupiah.)
Seller: Here is your change, Mam. Thanks and come again! (Ini kembaliannya, Bu. Terima kasih dan janga lupa datang lagi!)
Mrs. Shinta: You’re welcome. (Sama-sama.)

Oleh: Albert S.

Dikutip dari sekolahbahasainggris.com