Mengizinkan Anak Menjelajah Dunia Maya, Tanpa Kekawatiran!

20 Agustus 2012 Solusi Pendidikan   |    Rosaria Lia



Internet. Siapa yang tidak menggunakan internet sekarang ini. Dari anak-anak hingga orang dewasa menggunakannya, bahkan semakin hari semakin bertambah. Menurut sumber MarkPlus Insight: Hasil riset memperlihatkan bahwa pertumbuhan penggunaan Internet di Indonesia terus meningkat. Jika di tahun 2010 lalu rata-rata penetrasi penggunaan Internet di kota urban Indonesia masih 30-35 persen, di tahun 2011 ini ditemukan oleh MarkPlus Insight bahwa angkanya sudah di kisaran 40-45 persen: http://smedplus.com/artikels.html.

Kita sebagai pekerja di dunia pendidikan, pasti tidak asing dengan internet, bahkan menjadi penggunanya dalam frekuensi yang cukup sering. Banyak pendapat dan kekawatiran orang tua yang muncul seiring dengan perkembangan internet. Ada yang setuju dengan penggunaannya, ada pula yang tidak mendukung. Yuk, kita bahas penggunaan dan kegunaan internet.

Di satu sisi, internet menambah kekawatiran tenaga didik dan orang tua karena bisa membawa pengaruh negatif untuk anak-anak dan generasi muda. Negatif nya dimana? Dengan kemudahan akses yang diberikan, maka anak bisa mencari informasi mengenai apapun, dari yang edukasi, pengetahuan umum, hingga sesuatu yang fun, tanpa dibatasi tempat dan waktu. Dengan adanya laptop plus modem atau akses internet sewaktu hang out di café, anak didik kita sudah bisa berselancar ke seantero jagad informasi. Nah, di mulai dari sini dimulai pengaruh buruknya. Masa anak-anak dan remaja adalah masa-masa dimana keingintauan mereka cukup tinggi. Berawal dari ingin coba-coba dan rasa keingintauan itu lah, anak didik kita bisa menemukan informasi yang tidak seharusnya diakses, seperti tindak kekerasan dan pornografi misalnya. Atau juga di rumah, anak-anak bisa duduk berjam-jam untuk main games online terus-menerus atau main FB seharian, sampai lupa mereka masih ada PR yang harus dikerjakan, dan masih banyak hal yang negative lainnya.

Bapak ibu guru pernah membaca atau melihat berita aksi penculikan remaja atau kasus penipuan akibat pertemanan melalui jejaring sosial? Atau anak-anak yang diberikan akses internet, bisa melihat aksi kekerasan lewat internet? Itu juga salah satu dampak buruk yang harus ditanggulangi. Makanya, banyak usaha sebagai tindakan preventif untuk hal-hal buruk tersebut di atas

1. Pengawasan orang tua
2. Pengawasan penggunaan internet di sekolah
3. Penanaman kesadaran akan baik dan buruknya penggunaan internet

Tapi pertanyaannya adalah apakah itu cukup? Untuk akses internet yang sekarang ini bisa didapat di mana saja tak terbatas tempat dan waktu, apakah kita sebagai guru atau orang tua bisa selalu mengawasi anak-anak kita? Gak bisa juga kan?

Waduuuh, terus gimana caranya untuk mencegah hal-hal seperti itu? Tenang, ada caranya. Sekarang ada teman baik yang bisa membantu orang tua dan guru untuk memagari supaya anak-anak bisa berselancar dan menjelajah dunia informasi dengan aman dan terkontrol.


Ada web filtering dan security yang baik yang bisa membantu memfilter sekaligus menjaga konten yang diakses oleh anak-anak. Dengan adanya web filtering, kita bisa memfilter dan mem-block konten yang tidak baik untuk anak-anak. Guru atau orang tua tinggal memilih kata-kata seperti pornografi atau poker misalnya, untuk di set supaya tidak bisa diakses oleh murid atau anak. Di sekolah pun, kita bisa membatasi kapan dan berapa lama anak boleh buka jejaring sosial, jam istirahat saja atau satu jam setelah pulang sekolah, di perpustakaan atau di kantin sekolah saja. Dan sebagai pelaku institusi pendidikan, guru juga akan mendapatkan report secara detail untuk siapa saja yang mengakses, apa yang diakses dan jam berapa akses tersebut dilakukan. Bagaimana jika anak didik kita sudah meninggalkan sekolah dan mengaksesnya di rumah atau di tempat hang out nya? Jangan kawatir, tetap tidak bisa diakses dari manapun dan dimana pun koq jika sudah dipasang pengaman ini.


Intinya adalah dengan adanya web filtering dan security ini, kita bisa mengontrol dan taking care anak-anak kita untuk mencari informasi dan berita yang baik-baik saja.

So, tidak perlu memutuskan kontak mereka dengan dunia maya, karena dampak positif nya juga banyak. Anak-anak bisa mencari informasi penting seperti tugas sekolah, pengetahuan umum, bersosialisasi, belajar, dan banyak lagi. Mengizinkan anak-anak kita berselancar dan menjelajah dunia informasi lewat internet? Siapa takut? Bersama web filtering dan security, kita bisa menjaga mereka sepanjang waktu!

Dipersembahkan oleh: kesekolah.com dan Smoothwall.