Belajar Bahasa Secara Menyenangkan Bersama Duolingo

11 Februari 2017 Solusi Pendidikan   |    Muhamad Erzal


Ingin belajar bahasa Spanyol, Prancis, Jerman, Portugal, Italia, Irlandia, Belanda, dan Inggris secara menyenangkan dan gratis. Kini belajar bahasa asing bisa dilakukan cukup melalui gadget kamu. Duolingo adalah sebuah platform yang menyediakan pembelajaran bahasa secara gratis. Lebih dari 60 Juta orang sudah menggunakan "duolingo". Selain gratis duolingo juga tersedia di beberapa platform seperti iOS, Android, dan Windows.

Duolingo menyediakan pembelajaran bahasa secara tertulis dan didikte, juga disertai dengan percakapan langsung untuk pengguna yang lebih mahir. Duolingo bersifat seperti game, jadi kamu bisa memillih kosakata mana yang ingin kamu pelajari.

Kamu bisa meraih "Experience points" (XP) disaat kamu belajar bahasa, misal jika kamu menyelesaikan salah satu soal. Kemampuan dianggap selesai "Learned" ketika kamu menyelesaikan semua pelajaran yang berhubungan dengan kemampuan yang kamu pelajari. Kamu mendapat 1 poin untuk setiap jawaban benar, dan kehilangan 1 poin untuk sesiap jawaban yang salah, dan memvalidasi pelajaran yang sudah kamu selesaikan ketika kamu mencapai 10 poin.


Di Duolingo juga terdapat fitur latihan menggunakan timer, dimana kamu diberikan 30 detik dengan 20 pertanyaan dan untuk setiap jawaban yang benar kamu meraih 1 skill poin dan 7 atau 10 tambahan waktu(Tergantung tingkat kesulitan pertanyaan). Tetapi fitur ini hanya tersedia setelah kamu membelinya di Lingot Store dengan harga 10 lingots(Mata uang di duolingo). Duolingo juga menunjukan tingkat kemampuan kamu setelah menjalani berbagai latihan.

Manfaat dari pembelajaran bahasa spanyol dari duolingo sudah di tinjau oleh studi eksternal oleh sebuah perusahaan. Diikuti oleh professor di City University of New York dan the University of South Carolina, Studi ini memperkirakan bahwa jika kamu menggunakan Duolingo selama 34 jam, kemampuan kamu sudah setara dengan peserta kursus bahasa inggris tahun pertama yang biasanya menghabiskan waktu 130 jam lebih. Riset ini tidak mengukur kemampuan berbicara.