Nasihat Petani

9 Desember 2015 Pojok Cerita   |    Ary senpai, M.Ag


Hari ini seorang pemuda yang menjuluki dirinya "Pendekar Visual" sedang banyak pikiran untuk mengambil langkah dalam hidupnya. Sore hari ia pun memasuki kawasan perbukitan yang disana terdapat salah seorang teman sewaktu sekolah menengah dulu yang selalu menjadi juara kelas, dan sekarang menjadi seorang petani terkenal di Desanya.

3 bukit dilewati dengan susah payah, melewati sungai dan banyak pemandangan alam untuk sekedar silturahim dengan seorang teman lamanya. Dan akhirnya pemuda tersebut sampai di sebuah pondok kecil kemudian pemuda tersebut bertemu dengan kawan lamanya.

"Hai brader, baru nongol aja kamu?"

"Iya hahaha kemarin belum sempet main pas anakmu lahir, udah 3 bulan ya?"

"Hahahahaha belum sempet apa belum mau menyempatkan? Iya udah 3 bulan nih, sekarang kamu masih setia dengan cita-citamu dulu guys? Atau sudah lupa?"

"Hemmm yang mana ya ?"

"Itu lho brader, katanya mau jadi ahli visual dan dosen?"

"Eh hahaha itu cita-cita konyol sewaktu dulu guys, dan semua guru pun menertawakanku, karena nilaiku saja sering mengulang dan sering tidur di kelas"

"Bukan masalah cita-cita konyol, yang ada hanyalah langkah konyol brader"

"Maksudnya?"

"Aku sering dengar dari teman-temanmu yang sering main kesini sekedar untuk belajar bertanam, katanya kamu sedang banyak kasus?"

"Kasus apa? Aku tidak pernah cerita tentang kasus ini itu ke teman-teman"

"Apakah kamu merasa di suasana yang sulit? Aku tahu lho, kamu juga pernah menjadi pemakalah seminar nasional untuk menuangkan ide kreatifmu akan tetapi tidak ada tanggapan apapun kan?"

"Hemmm iya sih, aku berusaha agar menjadi the outlier tapi kok keadaan kayak gini ya, mencoba bikin buku indie udah sebanyak 3 buku tak kasihkan ke pengajar-pengajar di tempatku kuliah eh malah dapat cemoohan, mencoba berbagi ilmu di tingkat nasional juga malah dikira ngerusak system pendidikan, mencoba ingin mengembangkan minatku di bidang visual tapi ya begitulah belum bisa maksimal"

"Hahahahahah, seperti yang ku duga brader, aku hari ini akan belajar banyak dari ceritamu pula"

"Kok bisa?"

" Begini, kamu membuat buku indie dan tidak ada tanggapan apapun memang sudah harus seperti itu"

"Bukankah kata motivator yang di tivi-tivi kalo kita ngelakuin ini nanti dapat ini?""Hahahahaha motivator itu orang yang hidupnya lurus-lurus saja, hahahaha"

"Kok bisa guys?"

"Begini lho begini, apa yang kamu lakukan akan mendapatkan efek moral bagi dirimu sendiri, jika Tuhan tidak memberi banyak hal kepadamu padahal sudah 1000 hal kamu lakukan untuk kebaikan, Tuhan akan memberi hal-hal keren yang beruntun kepada anak-anakmu kelak"

"Emmm aku belum punya anak guys, kayaknya itu kamu ngopy perkataannya Emha Ainun Najib ya?"

"Hahahahahaha iyeeee brader, tapi juga benar kok, kamu belum dikasih apa-apa itu bukan karena kamu bodoh seperti biasanya, akan tetapi Tuhan mengajarimu untuk menabung hal-hal yang abstrak dan nantinya akan kamu panen pada saat yang tepat"

"Omonganmu lama-lama kayak ustad yang jualan buku cinta-cintaan nih, hahahaha"

"Sepertinya kamu sedang sensitive hahaha, nikmati semua proses yang ada dan ingat juga jaga amanah yang sedang berlangsung, amanah juga akan membranding dirimu apakah nantinya kamu akan menjadi the outlier beneran atau cuman sekedar pencitraan kayak para pejabat hahaha"

"Thanks guys, tapi kok kayaknya kau jadi petani kayak g ada masalah"

"Masalah itu ada, kadang juga tanaman-tanamanku kena hama, kadang juga rugi, seperti itulah kehidupan, hidup tak sekedar hitam dan putih karena banyak sekali sisi-sisi yang ada untuk bahan belajar bagi manusia, setiap kesulitan pasti dibarengi dengan kemudahan, seperti halnya saat kamu ke tempatku ini, 3 bukit dengan jalan yang lumayan buruk kamu pasti capek kan? Tapi kmu banyak pengalaman melihat hal-hal yang indah meskipun hal itu akan masuk ke alam bawah sadarmu"

"Hemmmb keren mas guys, thanks"

"Tetaplah jadi pendekar visual dimanapun kamu berada, dan jangan lupa kalo ada daftaran S2/CPNS ikutan aja gak apa-apa, karena kamu harus banyak berpetualang, oh ya satu lagi, segera jemput bidadari dunia untuk menemanimu dan saling mengisi satu sama lain"

"Walahhhhh iye iye -_- bidadari yang berhijab hahhhahaha"


Tulisan ini dipersembahkan oleh Ari Tri Winarno (http://arysenpai-pendekarvisual.blogspot.co.id/)