Meningkatkan Kecerdasan Bahasa Anak dengan Lagu Anak

23 Desember 2014 Lagu Anak


Kecerdasan manusia ada bermacam-macam. Hingga saat ini, dikenal 8 macam kecerdasan yang dimiliki manusia. Delapan kecerdasan tersebut adalah Kecerdasan Bahasa, Kecerdasan Matematik, Kecerdasan Spasial, Kecerdasan Fisik, Kecerdasan Musik, Kecerdasan Interpersonal, Kecerdasan Alam, dan Kecerdasan Linguistik

Setiap manusia memiliki kecerdasan seperti di atas. Namun tentu saja setiap manusia memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Ada manusia yang unggul dalam satu atau dua kecerdasan,namun lemah pada kecerdasan yang lain. Namun ada pula manusia yang memiliki lebih dari satu kecerdasan. Biasanya orang yang memiliki kecerdasan lebih dari satu adalah orang-orang yang tekun belajar hal-hal yang berhubungan dengan semua aspek kecerdasan.

Kecerdasan linguistik adalah kemampuan untuk menggunakan kata-kata secara efektif (lisandan tulisan). Kecerdasan ini mencakup kepekaan terhadap arti kata, urutan kata, suara, ritme dan intonasi dari kata yang di ucapkan. Termasuk kemampuan untuk mengerti kekuatan kata dalam mengubah kondisi pikiran dan menyampaikan informasi.

Komponen inti kecerdasan linguistik verbal, meliputi kemempuan memanipulasi tata bahasa, fonologi, semantik, dan pragmatik. Untuk merangsang kecerdasan berbahasa verbal seorang anak, kita bisa menstimulasinya dengan berbagai cara. Bisa dengan media dongeng (bercerita), mengajak berbicara, dan mengajak bernyanyi.

Kali ini Kak Zepe akan mengulas tentang cara menstimulasi kecerdasan linguistik anak dengan cara bernyanyi. Dalam hal ini, saya akan membahas tentang hubungan kecerdasan musik (khususnya dalam bernyanyi), dengan kecerdasan linguistik.

Yang pertama-tama kita perhatikan saat mengajak anak bernyanyi adalah pemilihan lagu. Lagu yang baik untuk dinyanyikan oleh anak-anak tentu saja adalah lagu anak. Tidak hanya sampai disitu. Kita juga harus memperhatikan jenis lagu anak yang akan dinyanyikan. Saat ini ada banyak lagu yang beredar. Tentu saja kita harus tetap selektif dalam memilihkan lagu yang akan diajarkan pada anak. Lagu anak-anak yang baik adalah lagu anak yang sesuai dengan usia sang buah hati. Kesesuaian lagu anak dengan usia anak, biasanya bisa dilihat dari sulit dan mudahnya kata dan pencapaian nadanya saat lagu tersebut dinyanyikan.

Anak-anak usia dini, tidak membutuhkan lagu yang terlalu panjang. Mereka hanya membutuhkan lagu-lagu anak yang sederhana. Dan biasanya akan terdapat pengulangan pada sebuah lagu. Pengulangan-pengulangan yang ada di dalam lagu anak memang sangat penting. Hal ini akan memacu anak untuk cepat bisa menghafalkan lagu anak yang didengarkan. Dengan mengulang dan bahkan hingga berulang-ulang, maka anak-anak tidak hanya akan hafal lagu yang dinyanyikan.Terlebih lagi makna yang terdapat di dalam lagu tersebut akan benar-benar meresap di dalam hati dan pikiran anak. Selain itu, dengan menghafal lirik lagunya, kosa kata anak pun akan semakin bertambah, dan semakin fasih dalam pengucapan kata-kata.

Nada yang sederhana juga akan membuat anak menyanyikan setiap saat. Saat kita tidak mengajak bernyanyi atau mendengar lagu anak pun, anak-anak nantinya bisa bernyanyi secara spontan. Orang-orang yang pandai bernyanyi, biasanya akan memiliki suara yang enak didengar meskipun saat orang tersebut hanya bicara saja (tidak bernyanyi). Intonasi dan mimik muka orang yang biasa bernyanyi (tidak harus pandai bernyanyi atau bersuara indah), biasanya akan terlihat lebih menarik, daripada orang yang jarang atau tidak bisa bernyanyi. Dengan terbiasa bernyanyi, power suara pun biasanya cenderung lebih kuat. Bila power suara anak sudah kuat, maka dia pun akan cenderung lebih percaya diri dalam berbicara dan tampil di depan umum.

Bila anak terbiasa tampil di depan umum, apalagi bisa berbicara di depan umum seperti bercakap-cakap dalam kehidupan sehari-hari, hmmm.... tentu sang buah hati menjadi lebih menggemaskan dan mengagumkan. Siapa tau dapat job menjadi MC di acara anak-anak. Dalam hal ini kita biasa belajar dari para penyanyi yang terkadang dapat side job menjadi MC. Seorang penyanyi sudah terbiasa tampil di depan umum. Dan saat seorang penyanyi bernyanyi di atas panggung, tentu akan lebih menarik bila penyanyi tersebut mengajak penonton berinteraksi sebelum, saat, dan sesudah bernyanyi. Kepercayaan diri dalam bernyanyi di depan umum pun menjadi lebih terasah. Lama kelamaan penyanyi tersebut jadi jago MC. Malah sekarang banyak MC maupun presenter yang dulunya adalah penyanyi.

Buah hati anda mungkin tidak pandai berbicara di depan umum, tapi bila dia pandai bernyanyi, dia bisa berlatih bicara di depan umun dengan bernyanyi . Dan bila sang buah hati sudah pandai bernyanyi, sering tampil bernyanyi di atas panggung, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan penonton, lama-kelamaan mereka bisa tumbuh menjadi seorang penyanyi cilik yang jago MC. Pesan dari Kak Zepe, jangan lupa untuk memilih lagu anak-anak yang edukatif, supaya saat bernyanyi tidak hanya mendapatkan suka cita, namun juga nilai-nilai baik dan kosa kata-kosa kata baik yang terkandung di dalam lagu. Salam cinta lagu2 anak!