Pubg Corp. Menuntut Mobile Dev Rules of Survival untuk Pelanggaran Hak Cipta

16 April 2018 Games


PUBG Corp., developer sukses PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG), menggugat developer mobile NetEase, dan menuduhnya melanggar undang-undang hak cipta dengan kedua gamenya. Dalam dokumen pengadilan yang diperoleh Torrent Freak di sini, PUBG Corp. menuduh dua game NetEase,Rules of Survival dan Knives Out, atas pelanggaran hak cipta, pelanggaran pakaian dagang, dan persaingan bisnis yang tidak adil.

Dalam paragraf ke 50 di dokumen, PUBG Corp. berdebat dengan Rules of Survival, NetEase menyalin gameplay PUBG dan mengatur "dengan maksud" meluncurkan kloning pada perangkat seluler dalam upaya untuk membingungkan konsumen.


"Pada informasi dan keyakinan, Tergugat dimaksudkan untuk menciptakan kebingungan konsumen sebagai sumber ROS, dan dimaksudkan untuk menyebabkan konsumen untuk percaya, dengan salah, bahwa ROS telah dikembangkan oleh PUBG. Pada informasi dan keyakinan, Tergugat dimaksudkan untuk menyalahgunakan maksud baik konsumen terhadap PUBG untuk keuntungan marketing dan mendapatkan keuntungan ekonomi dari ROS," kata perusahaan. "... sebenarnya ada kebingungan di market mengenai sumber dan asal ROS, dengan mebuat konsumen percaya, tanpa pengetahun, bahwa ROS dikembangkan oleh PUBG. Untuk contohnya, ROS telah disebut di pasar sebagai 'PUBG on Mobile,' 'PUBG Mobile' dan'BEST MOBILE PUBG'."

Dokumen-dokumen pengadilan terus memberikan banyak contoh bukti foto yang rasanya membuktikan bahwa Rules of Survival adalah salinan langsung PUBG. Perusahaan juga menuduh Knives Out juga melakukan pelanggaran serupa.

"Setelah jelas bahwa NetEase tidak mau mengakui hak kekayaan intelektual PUBG, PUBG menetapkan bahwa tindakan hukum akan diperlukan untuk menegakkan haknya," dokumen itu menyatakan dalam paragraf 115. "Pada atau sekitar 14 Februari 2018, perwakilan dari PUBG Corporation mengirim email NetEase Games dan Apple sating, 'Karena sangat jelas bahwa NetEase Games tidak setuju dengan klaim PUBG Corporation, PUBG Corporation telah memutuskan untuk mengambil tindakan hukum terhadap NetEase Games.' Pada atau sekitar 15 Februari 2018, perwakilan NetEase Games menanggapi PUBG Corporation dan Apple, meminta Apple 'menarik kasus ini sampai penilaian yang valid diterima.' Dengan demikian, setelah menerima pemberitahuan berulang, NetEase terus dengan sengaja melanggar hak PUBG."

Jika pengadilan setuju dengan gugatan PUBG Corp., perusahaan meminta semua pihak di NetEase yang mengerjakan Rules of Survival dan Knives Out untuk berhenti mengerjakan setiap konten yang menyalin PUBG, serta menghentikan pengembangan dan menghapus semua, sebelum hak legalisasi terbeli. Terakhir, PUBG Corp. menetapkan USD 150.000 per karya yang dilanggar untuk kerusakan hukum.