Pubg Akan Segera Melakukan "Ban Wave", Setidaknya Akan Ada 100.000 Pemain Ter-Banned!

5 Februari 2018 Games


PlayerUnknown's Battlegrounds telah menjadi game yang paling digandrungi dikalangan gamer PC saat ini dengan genre Battle Royale miliknya. Setelah berhasil menjual sebanyak 30 juta copy, Playerunknown's Battlegrounds berhasil menjadi game yang paling laris manis dan ramai di Steam mengalahkan DOTA 2 dengan berhasil membuat rekor dengan 3 juta pemain yang online secara bersamaan.


Kesuksesan tersebut terus berlanjut hingga perilisan versi 1.0 pada 20 Desember lalu. Dengan semakin banyaknya pemain, tentu saja kemungkinan adanya beberapa oknum yang berbuat "curang" akan terjadi. Dilansir dari DSO Gaming, Bluehole Studios telah mengumumkan akan melakukan ban wave di PUBG. Mereka memperkirakan setidaknya akan ada 100.000 pemain yang terkena hukuman.


Bluehole mengklaim melakukan ini karena menemukan beberapa cheater licik yang telah menemukan pola baru untuk menggunakan kecurangan. Sebagai catatan, bagi pemain yang akan terkena banned nantinya akan mendapatkan hukuman secara permanen alias tidak akan bisa memainkan PUBG kembali selamanya.

Tidak bisa dipungkiri, PlayerUnknown's Battlegrounds telah menjadi game yang paling digandrungi dikalangan gamer PC saat ini dengan genre Battle Royale miliknya. PlayerUnknown's Battlegrounds sukses mempopulerkan genre battle-royale dan menghadirkan mekanisme gameplay yang menegangkan.

Dengan "tertangkapnya" ratusan ribu hingga jutaan cheater belakangan ini, tampaknya sang developer telah mengambil langkah yang tepat dan terbaik untuk menambah kenyamanan bermain. Disamping itu, masih ada banyak yang harus dibenahi mulai dari masih banyaknya bug hingga kualitas server yang masih belum stabil.