Yuk Jadikan Belajar sebagai Kebutuhan Pokok

11 Juli 2016 Artikel Pendidikan


Wajib belajar adalah merupakan program pemerintah dibidang pendidikan yang telah lama dicanangkan dan dilaksanakan. Salah satu tujuan program ini adalah pemerataan kesempatan bagi anak-anak Indonesia untuk memperoleh pendidikan. Minimal setiap anak Indonesia mendapatkan kesempatan bersekolah selama 12 tahun artinya anak Indonesia harus menamatkan minimal SMA/SMK.

Program pemerintah ini akan menjadi sia-sia jika tidak diiringi dengan dukungan orangtua maupun anak Indonesia. Disinilah pentingnya suatu masukan atau dorongan kepada orangtua maupun anak-anak yang sedang belajar untuk mengetahui bahwa belajar itu termasuk kebutuhan pokok dalam hidup. Dan jika belajar sudah dianggap sebagai kebutuhan pokok maka orang akan berusaha sekuat tenaga bagaimana ia harus bisa belajar.

Hambatan dan tantangan dalam belajar akan diusahakan untuk dijalani dengan gigih dan sungguh-sungguh. Begitu pula seorang siswa dalam menjalani proses belajar dan mengajar di sekolah. Di sekolah, tidak ada istilah tidak belajar karena guru berhalangan hadir. Hadir atau tidak seorang guru di ruang kelas, siswa harus tetap belajar. Banyak kegiatan yang perlu dilakukan oleh siswa di ruang kelas tanpa hadirnya seorang guru. Contohnya diskusi kelompok, mengerjakan tugas atau PR dengan teman sekelas.

Memang, kesadaran anak untuk menjadikan belajar sebagai sebuah kebutuhan pokok tidak mudah untuk bangkitkan. Perlu adanya motivasi dari dalam diri siswa, orangtua siswa bahkan dorongan dari guru-guru di sekolah.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)