Yuk, Asah Kecerdasan Anak dengan Aktifitas di Rumah!

30 November 2019 Artikel Pendidikan


Sebagai orang tua, tentu sangat memperhatikan perkembangan anaknya. Salah satu hal yang sering diperhatikan biasanya adalah dari segi intelektual.

Ada empat aspek yang harus diperhatikan untuk meningkatkan perkembangan kecerdasan anak yaitu:

1. Tingkat Konsentasi

2. Pengendalian Impuls

3. Memori atau Daya Ingat

4. Kemamuan Perencanaan

Keempat aspek tersebut dapat dilatih dengan melakukan berbagai kegiatan di rumah. Kegiatan berikut ini tidak hanya melatih otak anak, tapi juga mempererat hubungan kita dengan si kecil. Yuk kita lihat kegiatan apa saja yang dapat dilakukan dirumah untuk meningkatkan kecerdasan anak:

1. Menggambar dan mewarnai
Saat menggambar dan mewarnai, anak-anak diharuskan untuk berkonsentrasi. Anak-anak pun melibatkan semua anggota tubuh, pikiran serta perasaan mereka secara bersamaan sehingga membuat mereka memahami bagaimana menggunakan kekuatan otak mereka saat melakukan aktivitas ini.

2. Belajar menerka sesuatu
Coba isi sebuah kantung kain dengan beberapa jenis mainan. Anda dapat memberikan tema dari mainan tersebut, misalnya hewan, alat transportasi, dan sebagainya. Lalu tantang anak untuk menebak beberapa mainan di dalam kantung dengan cara merabanya. Kita bisa membiarkan anak merabanya dari luar kantung ataupun dari dalam dan menyuruhnya untuk menutup mata. Permainan ini membutuhkan daya ingat serta kemampuan anak untuk menghubungkan informasi sensor anak dengan pengetahuannya terhadap bentuk tersebut.

3. Memasak bersama
Tidak dapat dipungkiri anak-anak sangat suka makanan ringan yang manis seperti cookies atau biskuit. Hal ini dapat kita manfaatkan dengan mengajaknya membuat kue bersama. Memasak dengan mengikuti sebuah resep melatih anak untuk bekerja dengan perencanaan dan terus memperhatikan langkah selanjutnya dalam perencanaan tersebut.

4. Bercerita atau berdongeng
Bercerita ternyata lebih dari sekadar pengantar tidur anak. Dengan mendengarkan kita bercerita, anak akan terlatih untuk memberikan atensi atau berkonsentrasi pada apa yang kita katakan. Selain itu, mendengarkan cerita dapat menstimulasi bagian otak yang berbeda dengan bagian otak yang terstimulasi ketika anak membaca buku bergambar. Kegiatan ini juga dapat meningkatkan kemampuan mengingat anak.

5. Bermain detektif
Perkenalkan anak kepada sebuah benda, lalu sembunyikan benda tersebut. Tantang anak untuk menemukannya dengan memberikan beberapa petunjuk yang membawanya lebih dekat kepada benda tersebut. Permainan interaktif ini sangat membantu anak dalam mengasah kemampuan perencanaannya. Anak harus menghubungkan petunjuk verbal dengan hal-hal yang ia lihat di sekitarnya, serta menyesuaikan rencana mereka dengan bertambahnya informasi yang ia dapat dari kita.

6. Bermain Drama
Memerankan seseorang dalam sebuah drama melatih daya ingat anak. Anak diharuskan menjadi seorang karakter serta menyesuaikan dialog dengan keadaan dan plot yang berkembang. Hal ini juga dapat melatih pengendalian diri anak serta memaksa anak untuk berfikir secara fleksibel. Tidak harus bermain peran di sebuah drama pertunjukkan. Permainan peran di rumah seperti permainan dokter-pasien dan polisi-penjahat pun cukup untuk mengasah empat aspek fungsi eksekutif anak.

Semoga bermanfaat!

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)