Yuk Ajari Anak untuk Belajar Memaafkan

12 Desember 2013 Artikel Pendidikan


Kesalahan adalah fitrah alami manusia. Jangankan anak anak, orang tua pun seringkali melakukan kesalahan, dan keduanya mempunyai persamaan yaitu susah untuk meminta maaf.

Orang tua yang susah untuk meminta maaf dikarenakan keegoisan dan tingginya amarah yang dimilikinya, selain itu bisa juga dikarenakan kurangnya pemahaman akan sebuah permintaan maaf.

Karena itu agar anak kita menjadi orang yang mudah memaafkan saat dewasa, cara yang terbaik adalah mengajari anak mudah meminta maaf dan memberikannya pemahaman sejak dini tentang arti penting sebuah permintaan maaf.

Bagaimana cara mengajari anak mudah meminta maaf, pada artikel kali ini akan diuaraikan beberapa caranya... silahkan disimak!

1. Dengarkan keluhan anak

Saat anak bertengkar atau melakukan kesalahan, maka berikanlah waktu bagi dirinya untuk menerangkan apa yang sebenarnya terjadi. Walaupun sebenarnya anda sudah mengetahuinya, dengarkan saja keluhan anak anda, karena dengan begitu anak anda merasa beban yang ada dihatinya terluahkan.

Setelah anak mengungkapkan keadaan sebenarnya, ajari dia, beritahukan tentang makna permintaan maaf, bahwa permintaan maaf itu adalah sebuah hal yang luar biasa. Orang yang melakukannya adalah orang yang mulia, tak kisah apakah yang meminta maaf tersebut adalah orang yang bersalah ataupun tidak.

Cara mengajari anak mudah meminta maaf seperti ini membuatnya lebih memilih untuk meminta maaf terlebih dahulu tanpa menghiraukan siapa sebenarnya yang harus meminta maaf.

2. Jangan pernah memaksa anak untuk meminta maaf

Anak anak adalah insan yang masih labil dan tidak menyukai paksaan. Karena itu jangan pernah menggunakan paksaan dalam mengajari anak mudah meminta maaf, seperti teriakan atau omongan, "Ayo... cepat minta maaf!!" dan ucapan lainnya yang terkesan memaksa.

Sebuah permintaan maaf harus dilakukan dengan tulus, itulah yang ingin kita tanamkan pada diri anak kita, yaitu untuk menerima dengan sadar bahwa dirinya telah melakukan kesalahan. Jika cara mengajari anak mudah meminta maaf anda menggunakan paksaan, maka ucapan maaf yang dilakukannya hanyalah sebuah permintaan maaf yang terpaksa dan sama sekali tidak tulus dari hati.

3. Kembangkan sifat empati anak anda

Empati adalah sebuah perasaan merasakan apa yang dialami orang lain. Misalkan jika anak anda memukul temannya, maka katakan pada anak anda, "Teman kamu sampai menangis, mungkin pukulanmu membuatnya sakit? Kamu mau tidak dipukul sama teman kamu seperti itu ?"

Dengan pertanyaan seperti itu, anak Anda akan merenungi ucapan anda, dan memikirkan bagaimana seandainya kalau dia yang dipukul. Hal ini membuatnya berfikir bahwa apa yang dilakukannya menyakiti temannya dan dia pun akan berfikir untuk meminta maaf.

4. Perkenalkan berbagai cara meminta maaf

Jika anak enggan meminta maaf secara langsung, maka anda bisa memperkenalkannya tentang berbagai cara meminta maaf yang lain, agar anak bisa memilih cara mana yang menurutnya bisa dia lakukan.

Seperti mengganti mainan yang dirusaknya, bersalaman, lewat SMS, meminta maaf lewat telepon dan cara meminta maaf lainnya.

Cara mengajari anak mudah meminta maaf seperti ini membuatnya tidak terfokus pada satu cara saja, malah dia akan semakin inovatif dan menghasilkan cara cara lain untuk meminta maaf.

Demikianlah beberapa cara mengajari anak mudah meminta maaf. Dan satu hal lagi, sebaiknya anda memberikan tenggang waktu atau toleransi anak anda untuk meminta maaf, biarkan dia merenungi apa yang menjadi kesalahannya, sehingga dia pun tergerak hati untuk meminta maaf secara tulus dan atas keinginannya sendiri.

Oleh: Iman S
(Dikutip dari berbagai sumber)