Waspadai Anak Anda dari Tipe Teman Berikut Ini!

2 September 2014 Artikel Pendidikan


Teman merupakan pengaruh penting bagi kehidupan sosial bagi tumbuh kembang anak, dengan memiliki teman, anak dapat meningkatkan kematangan usia yang kurang lebih sama. Salah satu fungsi terpenting dari kelompok teman adalah untuk memberikan sumber informasi dan komparasi tentang dunia di luar keluarga. Melalui teman, anak-anak menerima umpan balik dari teman-teman mereka tentang kemampuan mereka. Anak-anak menilai apa-apa yang mereka lakukan, apakah dia lebih baik dari pada teman-temannya, sama, ataukah lebih buruk dari apa yang anak-anak lain kerjakan. Memilih-milih teman mungkin terlihat sebagai tindakan egois. Tapi bersikap selektif itu juga penting demi kebaikan anak Anda sendiri.

Nah, sebagai orang tua, Anda perlu memberikan nasihat tentang dunia pergaulan yang dihadapi anak Anda. Anda perlu memberi penjelasan tentang enam tipe teman yang perlu diwaspadai oleh anak Anda. Dilansir dari huffingtonpost.com, memberi pengertian tentang memiliki lingkaran pergaulan yang baik itu penting agar tak ada masalah yang muncul di masa yang akan datang.

1. Teman yang Egois

Teman seperti ini hanya akan mementingkan diri sendiri dan tak mempedulikan orang lain. Anda perlu memberi pesan anak Anda bahwa tipe teman seperti ini mungkin hanya akan berada dekat dengan Anda ketika ia membutuhkan. Tapi ketika ia sedang tidak membutuhkan, anak Anda bisa langsung dijauhi.

2. Teman yang Jahat

Teman yang suka mem-bully, mengambil hak orang lain, bahkan menyiksa bisa membuat anak Anda mengalami ketakutan dan trauma. Bahkan tipe teman seperti ini bisa mendikte anak Anda untuk melakukan sesuatu yang buruk. Berikan pengertian dan solusi agar anak Anda bisa membentengi diri mereka dari teman yang memberi pengaruh buruk.

3. Teman yang Suka Mengejek

Seorang anak bisa memiliki kebiasaan mengejek saat ia bergaul dengan teman yang lihai mengejek. Percaya atau tidak, kebiasaan mengejek ini bisa sangat menular. Bantulah anak untuk bisa membentengi dirinya dari teman yang memiliki kebiasaan buruk.

4. Teman yang Selalu Berpikiran Negatif

Ingin anak Anda tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter positif? Bantulah anak Anda untuk bisa bertemu dengan teman-teman yang sama-sama memiliki motivasi dan energi positif untuk menjalani hidup.

5. Teman yang Selalu Meminta Belas Kasihan

Seorang anak bisa merasa terbebani dengan hadirnya seorang teman yang selalu meminta belas kasihan. Bukan kewajiban anak Anda untuk memenuhi semua yang dibutuhkan oleh temannya, meskipun saling menolong dan membantu itu perlu dan penting. Seorang teman tidak seharusnya selalu membebani temannya yang lain.

6. Teman yang Hanya Mau Memanfaatkan

Saat di sekolah, anak Anda mungkin akan menjumpai seorang teman yang hanya mau dekat dengan anak Anda saat ia sedang membutuhkan sesuatu saja. Tipe teman seperti ini akan menyakiti perasaan anak Anda dan membuatnya seolah tak dihargai. Kalau anak Anda bercerita bahwa ia memiliki teman yang tak menyenangkan, berikan nasihat bahwa itu semua adalah cara untuk membuat anak Anda bisa lebih kuat dan dewasa.

Tak lepas dari tips diatas, Andasebagai orang tua harus terus mendampingi anak - anak Anda. Bukan berarti anak pemberani lantas kita biarkan begitu saja. Kita harus tetap mengarahkan dan membimbing mereka dalam setiap langkah mereka. Semoga Bermanfaat

Oleh: Indra K
(Dikutip dari berbagai sumber)