Trik Mudah Belajar Matematika bagi Anak

4 Juni 2018 Artikel Pendidikan


Pelajaran Matematika identik sebagai mata pelajaran rumit yang membosankan. Mungkin karena banyak pemahaman demikian rupa sehingga anak-anak pun ikut enggan untuk mempelajari matematika. Kecerdasaan anak harus di latih sedini mungkin agar sang anak bisa memaksimalkan otak kiri dan otak kanannya. Banyak orang berasumsi bahwa matematika itu sulit, tetapi matematika itu mudah hanya saja butuh tips dan trik khusus untuk bisa lebih cerdas dalam matematika. Untuk maksimalkan otak anak kita harus mengajarkan metode-metode permainan yang mempunyai dan mendapatkan manfaat bagi sang anak tersebut dan tidak terkecuali trik dan tips pintar matematika.

Berikut trik dan tips pintar matematika:
1. Gunakan mainan anak-anak.

Dorong anak-anak untuk menggunakan permainan dan bertindak misalnya seperti tiga mobil di jalan, atau, dua monyet di atas pohon dan dua di tanah.

2. Ajaklah anak-anak bermain
Libatkan anak-anak dalam bermain secara bersamaan yang memungkinkan mereka untuk melakukan perhitungan matematika dengan berbagai cara, termasuk pengurutan, menciptakan bentuk simetris dan kesebangunan, membuat pola, dan sebagainya. Kemudian perkenalkan mereka dengan permainan toko. Suruhlah anak-anak berpura-pura membeli dan menjual mainan atau benda kecil lainnya. Hal ini berarti mereka telah belajar berhitung, aritmatika, dan konsep uang.

3. Gunakan bagian tubuh mereka
Beritahu anak-anak untuk menunjukkan berapa banyak kaki, mulut, dan sebagainya yang mereka miliki. Ketika diminta untuk menunjukkan jumlah mereka "tiga tangan," pasti mereka akan menanggapi protes keras, dan kemudian memberitahu berapa banyak yang mereka memiliki dan menunjukkan itu. Kemudian mengajak anak-anak untuk menunjukkan angka dengan jari, misalnya dimulai dengan, Berapa umurmu? Untuk menampilkan angka dalam cara yang berbeda, misalnya, lima sebagai tiga di satu sisi dan dua di sisi lain.

4. Kreatif
Kreatif Dalam belajar matematika kita tidak selalu membaca buku dan latihan soal-soal,, tetapi kita perlu untuk membaca cerita-cerita unik matematika dan game-game seru matematika, sehingga kita akan merasa bahwa matematika juga menyenangkan.

5. Jangan mengajari anak dalam kondisi lelah dan tertekan.
Biasanya jika orang tua dalam kondisi lelah dan tertekan akan mudah emosional. Jadi jangan pernah mengajak anak belajar bersama dalam situasi seperti ini.

Semua anak yang terlahir ke dunia diberi kepala yang sama dan dibekali otak yang sama pula, tidak ada yang namanya anak bodoh,yang ada anak yang malas menggunakan otaknya untuk berpikir. Jadi tinggal bagaimana orang tua mengajari anak agar senang belajar dan berpikir.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)