Trik Membuat Anak Lebih Patuh Tanpa Ancaman Hukuman

31 Juli 2019 Artikel Pendidikan


Ketika seorang anak melakukan kesalahan, tidak jarang orangtua memberinya hukuman fisik untuk tujuan pembelajaran. Dengan menerapkan hukuman-hukuman fisik secara ketat, perilaku anak diharapkan dapat lebih terkendali dan anak menjadi lebih patuh kepada orangtua. Beberapa orang tua akan merasa kesal jika sang anak selalu membangkang dengan permintaan atau perintah orang tua. Alhasil, hukuman dan teriakan yang menjadi ujung dari emosi para orang tua. Padahal, ada beberapa cara yang bisa Anda terapkan pada situasi saat anak tidak mau menurut.

Daripada situasi makin memanas dan Anda makin emosi, alangkah lebih baik jika tetap tenang sembari fokus pada memecahkan masalah agar anak mau menuruti perintah Anda.

Berikut beberapa trik menghadapi anak yang suka membangkang tanpa menghukum anak:
1. Permainan

Jika anak menolak untuk melakukan sesuatu yang Anda perintahkan, Anda bisa mendorongnya untuk mengikuti permainan adu cepat. Misalnya berlomba siapa yang paling cepat membersihkan ruang tidur. Kemudian, jika mereka menang berikan hadiah untuk penghargaan agar memotivasi mereka untuk melakukan lagi.

2. Pura-pura tidak tahu cara melakukannya
Anak-anak tidak suka selalu diperintah sebaliknya suka memamerkan pengetahuannya dan sangat suka dipuji. Anda bisa berpura-pura tidak tahu bagaimana melakukan sesuatu misalnya menata buku pelajarannya. Kemudian minta mereka untuk mengajari Anda, hal ini akan memungkinkan mereka untuk pamer kemampuan jika mereka mampu melakukannya.

3. Psikologi terbalik
Cobalah beberapa psikologi terbalik. Ketika anak Anda mulai menantang dengan perintah Anda, lakukan apa yang menjadi kebalikan dari apa yang ingin mereka lakukan. Sebagai contoh saat anak tidak mau menggosok gigi, katakan "apa adik tidak takut giginya bolong? Kalau adik tidak gosok gigi, ayah tidak akan baca dongeng".

Ada banyak trik yang dapat Anda gunakan untuk meyakinkan anak agar mau mengurus tugas-tugas harian mereka. Apakah Anda punya trik untuk membuat anak patuh? Boleh berbagi di kolom komentar.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)