Trik Ampuh Melatih Kesabaran Seorang Ibu

12 Juli 2019 Artikel Pendidikan


Menjadi seorang ibu merupakan sebuah tantangan tersendiri. Kesabaran adalah salah satu modal utama yang harus dimiliki, meskipun melihat perkembangan sang buah hati adalah kebahagiaan, namun tidak jarang tingkah polah anak-anak sangat menuntut kesabaran besar. Jika akhirnya kita tidak mampu mengontrol emosi, maka seringkali anak menjadi tersakiti. Untuk menghindari hal ini, berikut trik ampuh untuk melatih kesabaran bagi para ibu.

Tarik nafas dalam sebelum berbicara

Dalam menghadapi berbagai situasi yang menguras emosi, tarik nafas panjang dan dalam sebelum memberi respons. Biasanya emosi yang pertama kali keluar akan memperburuk keadaan, tahan sejenak sebelum berbicara atau bertindak. Ingat, anak-anak akan menjadi apa yang kita bentuk.

Pelukan dan ciuman

Ganti ekspresi marah atau kesal yang buruk lewat ciuman dan pelukan. Latih pula emosi anak dengan meredamnya dengan bahasa cinta yang baik. Peluk dan katakan nasehat dengan baik. Efek pelukan dan ciuman juga akan meredam emosi kita sebagai ibu, karena ada rasa sayang di dalam sana.

Diam dan tinggalkan sejenak

Jika kita dalam kondisi lelah, jenuh, serta emosi memuncak, jangan berinteraksi dahulu dengan anak. Lebih baik diam sejenak, dan tinggalkan anak dalam keadaan aman ke ruangan lain. Tenangkan diri terlebih dahulu sehingga ketika berinteraksi dengan anak sudah dalam keadaan nyaman.

Sabar

Anak yang tidak bisa diam atau cenderung aktif merupakan ciri anak yang sehat. Keceriaan mereka serta kecerdasan berinteraksi dengan orang lain adalah hal yang patut kita syukuri. Oleh karena itu jangan pernah mencela atau mengeluh, sabar dan bersyukur adalah kunci utamanya.

Waktu tidak akan terulang

Waktu berjalan ke depan, apa yang terjadi saat ini tidak akan pernah bisa terulang di masa depan. Jika kita menggores hati mereka dengan perilaku tidak baik, itu akan membekas lama. Sebaliknya jika kita mensyukuri kebaikan mereka, mereka akan merasa senang. Jangan sampai kita menyesal ketika mereka telah beranjak dewasa.

Kesabaran bagi setiap orang mutlak dibutuhkan. Tidak ada segala sesuatu itu instan. Dan instanpun butuh proses. Kalau kita jeli melihat keadaan, di dunia ini tidak ada suatu kejadian yang muncul secara tiba-tiba. Tidak ada kebetulan. Suatu kejadian yang kita lihat merupakan hasil dari suatu proses yang mendahuluinya. Hanya dengan merenungi hal ini, kita sudah melatih kesabaran. Jadi, sebisa mungkin kita terus menerus berlatih sabar. Memang tidak mudah dalam prosesnya, namun jika kita terus mencoba, tidak akan ada yang sia-sia. Diri kita pun akan terlatih dengan sendirinya.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)