Tips Menghadapi Anak yang Susah Diatur

10 Mei 2018 Artikel Pendidikan


Anak-anak terkadang susah diatur, ada saja tingkahnya. Sementara banyak orang tua yang terlalu lembek atau terlalu keras sehingga berimbas tidak baik pada anak. Anak yang sedang dalam masa pertumbuhan terkadang cukup membuat orangtuanya pusing. Orangtua butuh tenaga dan kesabaran ekstra untuk bisa mengajari atau mendidik anaknya dengan baik. Salah satu contohnya adalah orangtua harus diuji kesabarannya karena terkadang anak-anak sangat sulit untuk dinasihati walau oleh orangtuanya sendiri. Apapun keinginannya, orangtua harus menuruti dan memenuhi permintaan si anak.

Tidak jarang, sikap anak yang seperti itu cukup membuat para orangtua menjadi stres hingga akhirnya timbullah emosi dan memarahi si anak. Namun, sikap anak yang keras kepala dan sulit dinasihati sebaiknya jangan dimarahi karena hanya percuma dan tidak akan bisa mengubah sikapnya. Ada cara lain yang bisa Anda lakukan agar mengubah sikapnya menjadi manis dan penurut. Cara ini perlu Anda lakukan secara perlahan-lahan agar bisa mengubah sikapnya.

Berikut beberapa tips menghadapi anak yang susah diatur:
1. Bersikap tegas pada anak

Menghadapi anak yang susah diatur tidak boleh menyerah. Anda harus punya pendirian. Walau Anda tak mengatakannya, namun si anak bisa mengetahui apakah mereka bisa menang atau tidak. Untuk itu, sebagai orangtua Anda harus tetap konsisten jika sudah berkata tidak. Jangan mudah luluh atau berubah pikiran, jika si anak kembali merengek-rengek meminta sesuatu. Biarkan si anak belajar bahwa orangtuanya tidak selalu memberikan apa yang diminta.

2. Kendalikan emosi
Selama ini mungkin Anda berteriak, berbicara dengan nada tinggi atau memarahi anak jika mereka mulai rewel karena keinginannya tidak dituruti. Namun, melihat sikap si anak seperti itu bukan berarti juga untuk selalu menuruti apa keinginannya. Anda bisa saja menolak permintaan atau keinginan anak, dengan cara tetaplah santai, mengendalikan emosi. Jika si anak merengek-rengek minta ini dan itu, maka Anda harus sabar menghadapinya. Berikan dia nasihat secara baik-baik kepadanya. Dengan begitu, mereka akan belajar bahwa mereka tak selamanya bisa mendapatkan apa yang diinginkan dengan cara menangis atau merengek-rengek di depan kedua orangtuanya.

3. Jalin kedekatan dengan anak
Beberapa anak yang rewel dan susah diatur bisa saja mereka sedang mencari perhatian orangtuanya. Untuk itu, Anda perlu memberikan perhatian pada anak tanpa membuatnya merasa bahwa segala keinginannya bisa terpenuhi. Anda harus lebih sering mengobrol atau menjalin komunikasi yang akrab dengannya atau mengajaknya bermain bersama.

Lakukan tips ini ketika si anak mulai rewel dan susah diatur. Jika Anda terus menerapkannya, maka seiring waktu, sikapnya akan berubah. Anak dapat menjadi dewasa dan menjadi mengerti, bahwa tidak semua keinginan dan permintaannya dapat terpenuhi oleh orangtuanya. Anak-anak belajar dan memperhatikan tingkah laku orang tua mereka, untuk itu sebaiknya Anda selalu berhati-hati dalam berperilaku atau memperlakukan mereka.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)