Tips Mengatasi Anak yang Suka Pilih-Pilih Makanan

29 November 2019 Artikel Pendidikan


Seorang anak perlu diberikan makanan dengan gizi yang seimbang. Makanan yang sebaiknya dikonsumsi harus seimbang antara daging, buah, dan sayuran untuk menjaga pencernaan anak tetap sehat. Tetapi tidaklah mudah untuk memberikan anak makanan yang seimbang.

Anak seringkali tidak mau makanan tertentu yang dirasakan tidak enak oleh mereka meskipun makanan tersebut sehat. Kebanyakan anak dalam usia sekolah memilih makanan apa yang mereka sukai dan tidak sukai. Akibatnya orangtua akan kebingungan untuk mewujudkan anak yang sehat dalam tumbuh kembangnya.

Lalu bagaimana caranya untuk mengatasi hal ini? Yuk kita simak tips-tips berikut ini:

1. Makan bersama dengan anak

Usahakan menyediakan waktu untuk makan bersama dengan anak. Sesibuk apapun kita dalam bekerja, luangkan waktu untuk anak. Tidak perlu dipaksakan setiap malam, namun usahakan sesering mungkin. Kita juga tidak bisa berharap anak-anak akan duduk lama. Jadi, Anda sebagai orangtua juga harus disiplin makan bersama, tanpa bertelepon atau sambil menonton TV. Satu hal lagi, hindarilah bernegosiasi dengan anak dalam memberikan makanan yang bergizi dan berilah pujian kepada anak jika ia menghabiskan makanan yang diberikan oleh Anda.

2. Atur Waktu Ngemil
Kebiasaan ngemil sesukanya dapat menjadi sebuah kebiasaan nantinya. Untuk itu sebaiknya Anda mengatur jadwal kapan waktu yang tepat untuk anak menikmati cemilan.
Biasakan anak mengikuti jadwal tersebut misalnya dalam sehari anak boleh makan cemilan dan makanan manis setiap pukul 3 atau 5 sore perhari. Semakin dibiasakan hal ini akan membuat anak semakin penasaran akan cemilan yang akan Anda berikan dan menjaganya tetap pada jadwal yang sudah Anda buat.

3. Berikan Penjelasan Mengenai Makanan Sehat
Mungkin tidak hanya anak Anda yang membenci sayur. Sayur sejak dahulu telah menjadi musuh sebagian besar anak-anak walaupun mereka belum pernah mencoba untuk memakannya sama sekali. Hal ini disebabkan karena beberapa sayuran memiliki bau dan rasa yang kuat terutama ketika dimasak.
Tetap berikan sayur-sayuran tersebut pada mereka. Jika anak mau mencoba tetapi akhirnya mengeluarkannya kembali dari mulutnya, cobalah lagi di lain hari. Anda dapat menyiasatinya dengan mencampur sayuran tersebut dengan saus atau menyembunyikannya dibalik jenis olahan makanan lainnya.

4. Berikan Jus dan Susu
Banyak anak yang lebih menyukai jus dan susu sebagai pengganjal rasa laparnya dibandingkan nasi. Tetapi jika terlalu banyak mengonsumsinya tentu anak dapat menjadi obesitas.
Untuk itu batasi asupan jus dan susu yang dikonsumsi anak untuk yang berusia 1-6 tahun sediakanlah jus sebanyak 4-6 ons perhari atau setara dengan setengah atau tiga per empat gelas, selain itu hindari juga gula tambahan ke dalam jus. Untuk mengonsumsi susu sebaiknya maksimal diberikan 2 gelas untuk pagi dan sore/ malam.

Memang tidak mudah untuk melakukannya, tetapi kunci dalam melakukan hal ini adalah terus mengulangnya dengan sabar. Kebanyakan anak akan mencoba makanan yang baru setelah ditawari 10-15 kali, selain itu buatlah makanan tersebut dalam porsi kecil ketika Anda memperkenalkannya pada si kecil.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)