Tips Memilih Ruang Belajar untuk Anak

23 Juli 2018 Artikel Pendidikan


Agar anak menjadi lebih semangat dan rajin belajar di rumah sepulang sekolah, ciptakanlah suasana belajar yang nyaman serta menyenangkan. Ruang belajar yang nyaman dibutuhkan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan untuk anak.

Sebenarnya kegiatan belajar anak bisa dilakukan di berbagai ruang di rumah. Anak bisa memanfaatkan meja makan, ruang tamu, atau kamar tidur sebagai tempat belajar. Namun, memberikan ruang khusus akan mampu meningkatkan konsentrasi anak saat belajar atau mengerjakan tugas sekolah. Idealnya ruang belajar anak menjadi tempat yang mampu menginspirasi dan merangsang kreativitas anak. Bukan hanya sebagai tempat mengerjakan tugas sekolah.

Tidak perlu terlalu luas, yang penting bisa memenuhi kebutuhan indera penglihatan anak yang senang dengan bentuk dan warna. Faktor keamanan dan keselamatan anak tentunya juga menjadi pertimbangan utama dalam membuat ruang belajar anak.

Berikut tips memilih ruang belajar untuk anak:
1. Utamakan kenyamanan ruangan
Ruang belajar anak sebaiknya menerima sinar matahari yang cukup,memiliki penerangan yang ideal (tidak terlalu terang dan gelap), serta memiliki ventilasi memadai.Bila perlu,sediakan pendingin udara dan anti nyamuk elektronik untuk memastikan anak dapat berkonsentrasi tanpa terganggu.

2. Sediakan perlengkapan belajar
Meja,kursi,dan alat tulis adalah perlengkapan belajar anak yang paling penting.Sediakan meja yang kontruksinya kuat dan relatif lapang agar dapat memacu anak menumpahkan imajinasinya dalam bentuk gambar atau tulisan.

3. Sesuaikan ukuran dan tinggi meja belajar dengan fisik anak.
Pilih kursi yang aman,nyaman,dan ketinggiannya bisa diatur dan bahan furnitur yang tidak mencederai.
Untuk anak balita,ada baiknya menggunakan furnitur yang memiliki sisi dan sudut yang tidak lancip atau tajam.Sediakan pula perlengkapan untuk mengasah kreatifitas,imajinasi,dan rasa keingintahuan anak,seperti papan tulis,bulletin boards untuk mencatat jadwal kegiatan,berbagai alat gambar,serta buku-buku.

4. Jaga kebersihan area belajar
Bersihkan perlengkapan anak setiap hari untuk menghindari menumpuknya debu di furnitur.Agar menghindari menempelnya noda makanan yang memancing serangga ke area belajar,biasakan anak untuk tidak makan di meja belajarnya.

5. Letakkan furnitur di posisi yang tepat
Disarankan perabotan belajar berada menghadap dinding agar anak lebih konsentrasi saat belajar,dan tak membelakangi lampu ruangan agar bayangan tubuh anak tidak menutupi meja.

6. Beri hiasan dinding di ruang belajar
Agar tidak menimbulkan suasana monoton dan membuat anak cepat bosan,hias dinding ruang belajar anak menggunakan wallpaper,wall sticker,atau poster dengan gambar menarik dan edukatif yang sesuai dengan hobi anak.

7. Cat dinding dengan warna menarik
Warna dinding yang terang bisa merangsang imajinasi dan daya kreatif anak.Contohnya,warna merah,orange,atau hijau.Bila ingin anak semakin berkonsentrasi,cat dinding dengan warna pastel.Warna dinding bisa juga disesuaikan dengan warna kesukaan anak.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)