Tips Efektif Melatih Anak Belajar Berjalan

7 Oktober 2018 Artikel Pendidikan


Dalam tahap tumbuh kembang anak, salah satu kebanggan setiap orang tua adalah ketika anaknya sudah berani belajar berjalan. Tentu hal tersebut merupakan momen penting bagi orang tua. Bagi anak, berjalan adalah menjaga keseimbangan ketika ia mulai mengangkat kaki yang satu dan kaki yang lainnya sekaligus proses memindahkan berat badan.

Seorang psikolog anak, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, menjelaskan ada beberapa tahapan belajar berjalan pada anak.

  • Tahap pertama adalah tahap menjejakkan kaki atau stepping, biasanya tahap ini terjadi pada bayi berusia 3-6 bulan.
  • Tahap berikutnya adalah berdiri dengan bantuan yang biasanya terjadi pada bayi usia 6-10 bulan.
  • Setelah itu, ada tahap berjalan dengan bantuan, biasanya terjadi pada bayi usia 9-12 bulan.
  • Tahap yang terakhir adalah tahap berjalan sendiri pada bayi berusia 12-15 bulan.


Dalam hal ini, peran orang tua sangatlah penting untuk dapat melatih kemampuan berjalannya. Tidak hanya mengandalkan stroller atau alat bantu lainnya.

Selain itu, ada beberapa hal yang dibutuhkan anak untuk belajar berjalan. Pertama adalah ruang yang luas dan aman, kesempatan, apresiasi atas usahanya, kegiatan yang melatih perkembangan otot motoriknya, belajar sambil berjalan juga pendampingan dan pengawasan dari orang tua. Satu hal yang tidak kalah penting adalah mainan yang membantu proses ini.

Akan tetapi, hal ini tidak berarti orang tua memaksakan anak untuk dapat cepat berjalan. Perbedaan pencapaian tahap-tahap pertumbuhan pada setiap anak berbeda dan tidak bisa disamakan satu sama lain.

Vera mengatakan bahwa jika anak mengalami keterlambatan dalam tahap kembangnya, ada beberapa hal yang memengaruhinya. Misalnya kurang stimulasi dan kurangnya kesempatan yang diberikan. Nah, untuk itu, mari untuk para orang tua agar selalu hadir dan menyediakan waktu bersama untuk membantu tumbuh kembang anak.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)