Artikel Pendidikan
6 Juli 2009

Tertarik Beasiswa Pertukaran Pelajar ke As, Jepang dan Eropa?

JAKARTA, KOMPAS.com - Yayasan Bina Antarbudaya cabang Jakarta kembali membuka pendaftaran program beasiswa pertukaran pelajar AFS, YES, dan JENESYS bagi siswa-siswi kelas 1 SMA/SMK/Aliyah/Sederajat ke AS, Jepang, Perancis, Jerman, Swiss, Italia, Belgia, Belanda, serta Norwegia.

Menurut Nisa, dari Bina Antarbudaya Jakarta, pengambilan formulir pendaftaran terakhir bagi ketiga program jatuh pada Kamis (30/4) dan harus dikembalikan pada tanggal 2 Mei 2009.

Nisa mengatakan, untuk program ini yayasan bekerja sama dengan AFS Intercultural Programs dan sudah dilaksanakan di Indonesia sejak 1956. Hingga saat ini, AFS telah melakukan pertukaran lebih dari 220.000 peserta program dari 54 negara di dunia.

"Program pertukaran pelajar ini diberikan kepada negara-negara yang memiliki keberagaman agama dan bertujuan untuk menciptakan saling pengertian dan persahabatan agar terwujud perdamaian dunia," ujar Nisa. "Hanya saja pembiayaannya masih bersifat parsial, yaitu pembuatan visa, asuransi, dan tiket pesawat akan ditanggung oleh peserta program," terang Nisa.

Lain halnya program YES atau Youth Exchange and Study. YES adalah program beasiswa penuh yang diberikan oleh masyarakat AS melalui AFS-USA. "Tujuannya sama yaitu untuk meningkatkan pemahaman antara masyarakat AS dengan masyarakat lain khususnya di negara-negara bermayoritas muslim," kata Nisa.

Umumnya, para pelajar peserta program YES banyak berasal dari dari Mesir, Indonesia, Malaysia, Filipina, Turki, India, Saudi Arabia, Ghana, serta Thailand. "Di sana mereka akan tinggal dengan keluarga, bersekolah, dan mengikuti kegiatan-kegiatan di sekolah maupun masyarakat di AS dan semua biaya ditanggung termasuk uang saku," tandas Nisa.

Nisa menambahkan, program YES lebih menekankan pada pengembangan ketrampilan kepemimpinan (leadership skill) peserta. "Mereka diharapkan mampu menjadi duta yang bisa menjembatani pemahaman masyarakat Amerika untuk lebih mengenal Indonesia dan sebaliknya sehingga timbul persahabatan dan saling pengertian di antara kedua bangsa," tambah Nisa.

Bertukar Budaya Jepang
Ada satu beasiswa penuh lagi yang juga disiapkan oleh Yayasan Bina Antarbudaya. Namun bukan lagi ke AS atau Eropa, melainkan ke Jepang. Nama program tersebut adalah JENEYS atau The Japan East Asia Network of Exchange for Students and Youths.

JENEYS adalah program persahabatan antara Jepang dan negara-negara di kawasan Asia Timur. Tujuannya untuk menciptakan dan memperdalam rasa saling pengertian di antara para remaja sebagai merupakan generasi penerus yang akan berperan penting di masa yang akan datang. "Sebetulnya tujuan inti dilaksanakannya ketiga program ini adalah untuk bisa saling bertukar budaya dan pemahamannya antara Indonesia dengan negara AS, Jepang, dan negara-negara di Eropa," kata Nisa.

Nisa menambahkan, program tersebut adalah atas inisiatif pemerintah Jepang yang mengundang para pemuda dari negara-negara ASEAN seperti Brunei Darussalam, Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, Australia, Cina, India, Selandia Baru, serta Korea Selatan, untuk mengunjungi tempat dan kota yang terkait dengan sistem politik, ekonomi, sosial dan budaya Jepang.

Program ini terbagi dua yaitu Program Jangka Pendek atau Program Dua Minggu, yang akan diberangkatkan pada bulan Desember. Sementara itu, program kedua adalah Year Program atau Program Sebelas Bulan yang diberangkatkan pada Maret.

"Program jangka pendek juga memberikan kesempatan kepada guru atau kepala sekolah SMA atau Sederajat untuk berangkat bersama para pelajar ke Jepang," kata Nisa. Tentunya, hal itu merupakan kesempatan sangat baik bagi para pendidik Indonesia untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat Jepang dan belajar dari komunitas pendidikan di Negeri Sakura tersebut.

Batas Waktu Pendaftaran
Program AFS akan berjalan selama 11 bulan dan mulai dilaksanakan pada Maret 2010 dengan negara tujuan Jepang. Sementara pada Agustus - September 2010 program ini akan mengarah ke negara tujuan AS atau Eropa.

Program YES juga berjalan selama 11 Bulan ke AS. Pelaksanaannya dimulai pada Agustus 2010. Sementara itu, untuk program JENESY ke Jepang akan berangkat pada Maret 2010 yang berlangsung selama 11 bulan (Year Program) dan dua minggu (Intensive Program) pada Desember 2009.

Menurut Nisa, pengambilan formulir pendaftaran harus membayar Rp30.000 dan sudah dilakukan sejak 25 Maret 2009. Pengambilan terakhir tinggal tiga hari lagi atau hari Kamis (30/4). Sementara itu, batas waktu pengembalian formulir pendaftaran hanya sampai 2 Mei 2009.

Tertarik mendaftar? Simak syaratnya di bawah ini:
Persyaratan umum
- Warga Negara Indonesia.
- Sehat jasmani dan rohani.
- Mengikuti dan lulus proses seleksi bertahap yang diadakan oleh Bina Antarbudaya.
- Bersedia berangkat pada bulan Desember (khusus Intensive Programs).

Persyaratan tambahan untuk siswa:
- Siswa kelas 1 SMA/SMK/Aliyah/Sederajat.
- Usia 15-16 tahun 7 bulan (kelahiran 1 September 1992 - 1 April 1994).
- Aktif berorganisasi dan berprestasi dalam beberapa kegiatan.
- Mendapat izin dari orang tua dan sekolah.

Persyaratan tambahan untuk guru
- Guru SMA atau Sederajat.
- Peduli dan aktif mengembangkan pendidikan di sekolah dan lingkungann
- Belum pernah mengikuti program pertukaran, pelatihan, bersekolah, studi banding atau kegiatan sejenis

Anda yang berdomisili di Jakarta, Tangerang, Bekasi atau Banten bisa langsung datang ke Yayasan Bina Antarbudaya (Chapter Jakarta) di Jl Limau/No.22, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, atau email chapterjakarta@gmail.com atau 0815 960 7153 atau 0815 935 6663.

Informasi juga bisa dilihat di www.bina-antarbudaya.net atau www.yba-info@centrin.net.id dan manfaatkan segala kemampuan Anda di kesempatan ini.

Artikel Pendidikan Lainnya...

Direktori Sekolah Info Beasiswa Solusi Pendidikan Promo Tahukah Kamu? Hiburan Tutorial Karir Iklan Baris