Terlalu Memanjakan Anak? Ini Dampak Buruknya

13 Maret 2016 Artikel Pendidikan


Memiliki buah hati memang menjadi salah satu anugerah terindah dan kebanggaan bagi setiap orang tua. Namun tidak sedikit dari para orang tua yang karena saking sayangnya sama anak malah bersikap berlebihan dalam memanjakan dan menuruti semua keinginan anaknya. Sadar atau tidak, kebiasaan memanjakan anak dapat berujung pada pembentukan karakter yang negatif. Ada banyak hal yang merupakan pengaruh negatif bagi anak bila terlalu dimanjakan, diantaranya:

Banyak maunya

Ketika sudah terbiasa menuruti keinginan anak, Anda akan sulit berkata tidak saat anak meminta sesuatu yang lain. Mendeteksi kelemahan Anda tersebut, ia akan dengan pandai memanfaatkannya untuk mendapatkan lebih banyak lagi keinginannya. Suatu saat Anda merasa kewalahan dan ingin menghentikannya, akan lebih sulit karena anak sudah terbiasa dituruti.

Keras kepala dan marah

Anda mungkin tidak tahan mendengar rengekan anak, sehingga langsung memberikan apa saja yang ia inginkan. Karena sudah terbiasa dituruti, tentu ia akan merasa kecewa jika suatu ketika Anda mencoba menghentikannya. Kemarahan dan frustrasi saat tidak dituruti dapat diekspresikan dengan paksaan lewat segala cara yang tentu akan membuat Anda pusing seperti memaksa, keras kepala dan marah-marah.

Mudah melawan orang tua

Karena merasa sangat disayang dan selalu dituruti, Anak akan cenderung melawan dan tidak mau mendengarkan perkataan orang tuanya. Mereka tahu bahwa orang tuanya akan tetap menyayangi mereka, apapun yang mereka perbuat. Mereka bahkan tidak takut melawan orang tua saat merasa ditekan dan dipaksa menuruti keinginan orang tuanya.

Jadi egois

Pada umumnya anak yang telalu dimanjakan akan tumbuh menjadi anak yang lebih egois daripada anak yang tidak selalu dimanjakan. Mereka terbiasa hidup mudah dan nyaman sehingga sulit ditarik keluar dari zona nyamannya. Mereka akan tumbuh menjadi yang selalu dituruti sehingga jadi egois, selalu ingin didengarkan dan dituruti, cenderung sulit berbagi dengan orang lain dan bahkan dapat menjadi 'tukang pamer' di depan teman-temannya.

Anak sulit dewasa

Anda tentu ingin melihat buah hati Anda tumbuh besar menjadi dewasa dengan karakter yang baik dan bertanggung jawab. Namun jika Anda masih terus membiasakan diri menuruti segala keinginan anak, bisa jadi Anda hanya akan membentuk seseorang dengan karakter yang tidak dapat dewasa, sulit untuk mau bekerja keras dan berusaha, hidup bergantung pada kemudahan orang tua dan sifat-sifat buruk lainnya.

Banyak hal negatif yang dapat timbul dari sikap orang tua yang terlalu memanjakan anak. Sebagai orang tua yang bertanggung jawab, sebaiknya Anda mampu memilah kapan harus memanjakan anak dan kapan harus bersikap tegas untuk menolaknya. Bijaksanalah mendidik anak Anda agar kelak tumbuh menjadi pribadi yang berkualitas baik.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)