Tanda-Tanda Anak Depresi atau Stres

12 Agustus 2016 Artikel Pendidikan   |    Kak Zepe


Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga bisa mengalami depresi lho. Sebagai pendidik tentu kita harus tanggap dalam memahami anak-anak didik kita, dan melakukan sesuatu yang terbaik bagi anak didik kita, agar anak didik kita lepas atau sembuh dari masalah ini. Dan inilah tanda-tanda anak sedang mengalami depresi.

1. Terlihat sedih dan cepat marah

Pendidik membutuhkan kepekaan yang lebih untuk memahami ciri ini. Bila sang anak yang tadinya ceria dan suka berlari-lari, namun tiba-tiba menjadi pemurung dan mudah marah, itu merupakan salah satu tanda bahwa ia sedang mengalami depresi. Hal ini ada kaitannya dengan ciri selanjutnya, yaitu....

2. Tidak memiliki gairah untuk bermain dan beraktivitas.

Coba perhatikan rutinitas anak didik kita, misalnya setiap jam istirahat biasanya dia biasa bermain bersama teman-temannya, namun tiba-tiba dia lebih suka mengurung diri dalam kamar dan melakukan sesuatu sendirian serta terlihat malas melakukan sesuatu. Ini juga bisa menjadi salah satu cirri bahwa ia sedang mengalami depresi. Kalau sudah jarang beraktivitas sosial dan jarang bermain, biasanya anak akan menjadi.....

3. Rendah diri

Ini adalah pengaruh lingkungan yang sudah menyatu dengan karakter. Kita harus waspada bila anak didik kita sudah mencapai tahap ini. Anak yang rendah diri biasanya lebih suka menutup diri dan susah bergaul dengan teman-teman sebayanya. Hal ini bisa kita lihat pada saat jam istirahat. Pada saat anak-anak yang lain sedang asyik bermain di luar kelas, ia akan lebih suka mencari kesibukan sendiri di dalam kelas.

4. Terlalu sensitif

Anak yang mengalami depresi biasanya cenderung emosional atau susah mengendalikan emosi mereka. Saat dinasihati sedikit saja, bila kurang berkenan di hati sang anak, maka anak akan cenderung marah dan terlihat "memberontak". Jadi sebagai pendidik kita juga perlu berhati-hati memilih kata-kata. Penggunaan kata-kata positif sangat disarankan, dan perlu dikurangi kata-kata yang bersifat menghakimi.

5. Sering berkata dan bersikap kasar dalam bermain

Bermain adalah hal yang paling digemari anak-anak. Namun kita juga perlu memperhatikan tingkah laku mereka. Bila anak didik kita sering membanting mainan, memukulkan mainan ke tembok, mengadu satu mainan dengan mainan yang lain dengan tidak sewajarnya, itu bisa menjadi tanda bila ia sedang mengalami depresi.

Semakin kita mengenal tanda-tanda di atas, maka kita bisa semakin cepat menanganinya. Semakin cepat ditangani, maka akan semakin mudah pula diatasi. Terkadang penyebab anak didik depresi bukanlah disebabkan karena masalah yang terjadi di sekolah, namun disebabkan oleh masalah yang terjadi di rumah. Komunikasi dengan orang tua perlu ditingkatkan agar terjalin komunikasi dua arah, antara guru dan orang tua.

(Penulis adalah Praktisi Pendidikan dan Pencipta Lagu Anak dalam aplikasi gratis" Lagu Anak Kak Zepe Vol 1 dan 2)