Tanamkan Jiwa Disiplin untuk Anak!

30 Agustus 2018 Artikel Pendidikan


Disiplin adalah aspek yang sangat penting untuk dimiliki setiap anak. Orangtua perlu menanamkan kedisplinan pada anak agar mereka terlindungi dari bahaya, dapat mengendalikan diri, memiliki rasa tanggung jawab, dan mematuhi nilai-nilai budaya, keluarga dan agama.

Penanaman disiplin mencakup pengaturan batas-batas perilaku anak berdasarkan usia dan kemampuan mereka untuk membuat keputusan. Permasalahan dalam disiplin terjadi baik ketika orangtua memberikan batas yang terlalu longgar atau terlalu kaku. Batas yang terlalu longgar, atau bahkan tidak ada aturan, sebenarnya berbahaya dan menakutkan bagi anak dan menyebabkan anak bertindak kebablasan untuk membuat orangtuanya terlibat dalam membuat keputusan. Batas yang tidak fleksibel menyebabkan pemberontakan pada anak-anak, terutama saat mereka tumbuh dewasa, ketika mereka ingin membuat keputusan dan mengembangkan rasa kebebasan dan individualitas. Disiplin dan penetapan batas-batas memberikan keseimbangan di antara kedua ekstrem.

Beberapa tips untuk menanamkan kedisiplinan:
  • Berikan anak pilihan terbatas yang wajar menurut usia dan kemampuannya untuk membuat keputusan. Bersikaplah jelas dan konsisten dalam menetapkan batas-batas perilaku anak anda, seperti waktu belajar, bermain, dan harapan untuk hadir dalam acara keluarga. Aturan anda tidak harus sama dengan aturan orangtua lain, tetapi harus jelas dan konsisten. Ayah dan ibu harus menggunakan aturan yang sama. Selain itu, pastikan pembantu dan anggota keluarga lain juga mengetahui dan mengikuti aturan keluarga anda.
  • Biasakan anak memiliki jadwal kehidupan yang teratur. Buatlah jadwal makan, tidur siang dan tidur malam.
  • Ekspresikan cinta anda. Setiap hari, ungkapkan kepada anak anda: "Aku sayang padamu. Kamu sangat berarti bagiku." Berikan banyak pelukan dan ciuman.
  • Tegaskan konsekuensi dari perilaku yang tidak dapat diterima. Jika seorang anak melanggar batas, pastikan dia menerima konsekuensinya.
  • Pujilah anak anda. Ketika anak anda mempelajari sesuatu yang baru atau berperilaku baik, beritahu dia bahwa anda bangga padanya.
  • Ciptakan rasa aman. Hiburlah ketika dia sedang takut. Tunjukkan padanya bahwa Anda telah mengambil langkah-langkah untuk melindungi mereka.
  • Bersabar. Tidak ada yang berkata bahwa menjadi orangtua itu mudah!
  • Berilah contoh yang baik. Anak-anak belajar dengan mencontoh.


Yang terpenting dalam menerapkan disiplin adalah konsistensi. Jika sekali anda mengatakan sampah harus dibuang di tempat sampah maka, sampai kapan pun, anda harus konsisten dengan peraturan tersebut. Aturan yang berubah-ubah membuat anak bingung, sehingga peraturan tersebut tidak lagi berarti bagi anak.

Faktanya adalah, membesarkan anak-anak dengan disiplin tidak mudah. Meskipun upaya terbaik anda, akan selalu ada hari baik dan hari buruk. Yang perlu ditekankan adalah anda harus ingat bahwa "Anda adalah cermin bagi anak anda..!!"

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)