Artikel Pendidikan
19 November 2013

Sukar dengan Sinkronisasi Dapodik? Yuk Cari Tahu Disini!

Akhir - akhir ini sebagian besar dari para operator sekolah khususnya Diknas Pendidikan telah melakukan proses pengerjaan pendataan Dapodik (Data Pokok Pendidikan).

Dikdas Pendidikan menyebutkan Dalam aplikasi Data Pokok Pendidikan 2013, operator sekolah tak perlu lagi memasukkan data yang pernah dikirim ke sistem Dapodik. Mereka cukup memasukkan data perubahan terbaru seperti penambahan siswa dan mutasi guru.

Kondisi demikian terjadi lantaran sistem yang diterapkan dalam Dapodik 2013 menggunakan metode sinkronisasi. Perubahan yang baru dimasukkan ke sistem aplikasi secara otomatis disesuaikan dengan data yang sudah ada.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya aplikasi Dapodik yang berbasis Desktop, kini sinkronisasi Dapodik bisa dilakukan secaraWeb atau database server. Dikdas juga menjelaskan bahwa Pada penjaringan data Dapodik tahun lalu, masih banyak ditemui ‘data sampah’, yaitu data yang masuk ke aplikasi Dapodik namun tidak lengkap, tidak wajar, dan tidak benar. Data sampah yang pernah ditemui, misalnya, jumlah rombongan belajar yang tidak sesuai dengan jumlah siswa dan tak ada pencontrengan jenis kelamin dan agama siswa.

Dengan melakukan verifikasi, data-data sampah tersebut dibersihkan dan dibuang sehingga data sekolah yang telah divalidasi menjadi reatif dan wajar. Manfaat dari Sinkronbisasi Dapodik ini adalah untuk penyaluran tunjangan guru, pengalokasian dana Bantuan Operasional Sekolah, Bantuan Siswa Miskin, rehabilitasi sekolah rusak, Ujian Nasional, dan berbagai program peningkatan mutu pendidikan.

Namun pada kenyataanya Dalam pengerjaannya, operator sekolah seringkali mendapatkan masalah pada saat pemasukan data sekolahnya seperti halnya data sekolah yang belum valid karena kesalahan pengerjaan. Agar data sekolah dapat di sinkronisasi dengan benar, berikut beberapa langkah yang harus dilakukan seperti berikut ini.

1. Untuk yang belum menginstalnya, silahkan Unduh Aplikasi Sinkronisasi Dapodik 2013.

2. Proses sinkronisasi beberapa saat sampai 100% data terupdate. Selesai proses akan ada pemberitahuan bahwa komputer anda tidak terhubung/disconect dengan internet dan diminta untuk sinkronisasi secara offline.

3. Jika validasi data invalid sudah 0, silahkan anda sinkronisasikan ke link Prefill data & Sinkronisasi Dapodikdas 2013

4. Silahkan masukan Kode registrasi, Username & Password. Jika sudah terisi data lengkap sekolahnya, akan ada muncul tampilan "Sinkronisasi" di sebelah kanan form Identitas sekolah lalu klik menu tersebut.

5. Dengan demikian , proses Sinkronisasi telah selesai dilakukan. Untuk mengetahui apakah proses Sinkronisasi telah berhasil, silahkan anda cek di website resminya di laman Info Disdikdas dan lihat pada "Sync Terbaru" untuk melihat apakah nama sekolahnya telah terupdate. Apabila tidak menemukan nama sekolahnya, berarti sinkronisasi belum berhasil.

6. Untuk mendapatkan kode registrasi ada dua cara yakni secara prosedural dan secara email. Jika secara prosedural, menunggu surat edaran dari dinas pendidikan setempat untuk pengambilan kode registrasi dan penjelasan tentang aplikasi pendataan dapodik dikdas tahun pelajaran 2013/2014 yang terbaru. Namun masalahnya adalah waktu karena Dinas juga tidak hanya berurusan dengan satu sekolah melainkan dengan seluruh sekolah di kabupaten. Oleh karena itu, anda bisa mengirimkan data sekolahnya dengan menyertakan:

· Nama Sekolah:
· NPSN:
· Telepon Sekolah:
· Email:
· Alamat Sekolah:
· Kab/kota:
· Kecamatan:

Demikian cara dan tutorialnya untuk menjalankan Sinkronisasi Dapodik 2013. Semoga bermanfaat!

Oleh: Albert
(Dikutip dari berbagai sumber)

Artikel Pendidikan Lainnya...

Direktori Sekolah Info Beasiswa Solusi Pendidikan Promo Tahukah Kamu? Hiburan Tutorial Lowongan Iklan Baris