Simak Tips Liburan Nyaman Tanpa Diganggu Urusan Pekerjaan

23 Desember 2016 Artikel Pendidikan


Menjelang libur panjang akhir tahun, tentu hal yang paling dinanti-nanti para pekerja adalah liburan bersama keluarga. Namun, tugas yang menumpuk dan belum selesai mengakibatkan waktu liburan mau tidak mau harus dicampuri dengan urusan pekerjaan.

Untuk itu, Anda tentunya harus mengatur waktu sebaik mungkin agar waktu liburan kini tak lagi diganggu dengan urusan pekerjaan. Karena pada dasarnya, liburan merupakan cara yang tepat untuk bisa menjadi obat menghilangkan stres.

Nah, berikut merupakan tips untuk Anda jika menginginkan liburan berkualitas dan tanpa dicampuri urusan pekerjaan. Yuk simak ulasannya berikut!

Susun Rencana

Liburan perlu dirancang supaya jadwal cuti tidak bentrok dengan kegiatan atau kesibukan kantor. Sebuah penelitian mengungkapkan para eksekutif biasanya mengambil cuti pada masa liburan sekolah. Periode tersebut cocok untuk berlibur karena kegiatan bisnis cenderung lebih lesu dibanding pada bulan lain.

Tinggalkan Teknologi

Sebelum Anda pergi berlibur, pastikan kontak masuk e-mail tak penuh. Sebab, kotak masuk yang penuh bisa menghambat pengiriman surat elektronik penting sekembali dari liburan. Bila memungkinkan, tinggalkan perangkat komunikasi, laptop, dan dokumen kerja di rumah. Batasi keterlibatan dengan urusan kantor, kecuali ada hal yang sangat penting.

Cari Pengganti

Cari rekan kerja yang bisa menggantikan posisi Anda selama cuti. Atasan Anda mungkin bisa membantu menentukan ini. Sebelum cuti, lakukan rapat dengan pengganti Anda untuk memberi tahu mengenai tugas-tugas penting dan jadwal penyelesaiannya. Jelaskan prosedurnya dan pastikan dia mengetahui tempat penyimpanan pelbagai dokumen yang diperlukan.

Sebar Informasi

Beberapa hari sebelumnya, beri tahu rekan kerja dan klien bahwa Anda akan cuti. Jadi mereka punya cukup waktu untuk mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan dan tak perlu selalu menghubungi selama Anda berlibur. Rapat yang harus Anda pimpin bisa dilakukan sebelum atau setelah cuti. Namun, bila tetap harus dilaksanakan saat Anda berlibur, mintalah rekan Anda memimpinnya.

Oleh: Faqih F

(Dikutip dari berbagai sumber)