Si Kecil Tumbuh sebagai Anak Pendiam? Ini 3 Langkah Penting yang Harus Dilakukan

11 September 2018 Artikel Pendidikan


Sudah menjadi dambaan setiap orang tua memiliki anak yang ramah, aktif bersosialisasi dan juga periang. Namun, apa yang Anda lakukan jika si kecil tumbuh menjadi anak yang pendiam?

Jangan panik dan langsung menghakimi si anak dengan label pendiam, tentu ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan dalam menangani si kecil. Toh berbagai tokoh di dunia yang terkenal dan sukses berawal dari anak yang pendiam. Sebut saja seperti CEO Yahoo Marissa Mayer, pendiri Facebook Mark Zuckerberg, pendiri Microsoft Bill Gates, guru para enterpreneur dunia Warren Buffet, aktris Courteney Cox, hingga presiden AS Barrack Obama. Mereka semua masih bisa tampil dan memukau setiap orang meskipun dulunya tumbuh sebagai anak pendiam.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut merupakan 3 langkah penting yang bisa Anda lakukan untuk menangani anak yang pendiam.

Cari Tahu Alasannya

Beberapa anak khususnya balita yang usianya beranjak 2-3 tahun kini tengah memasuki fase kecemasan baru terhadap orang asing sehingga mereka takut terhadap orang yang tidak dikenalnya. Hal ini dikemukakan langsung oleh DR. William Sears, profesor Ilmu Kesehatan Anak di University of Southern California School of Medicine, dan University of California.

Di samping itu, Dr.Sears juga mengemukakan alasan lain seperti anak lebih memilih untuk mendengarkan dibanding mengobrol bersama, sedang lelah, sakit, serta merasa suaranya lebih kecil dari temannya. Tentu dalam hal ini, Anda disarankan untuk tidak memaksa si kecil untuk keluar dari zona diamnya. Cari tahu terlebih dahulu, barulah Anda bisa mengambil tindakan dari kesimpulan yang didapat.

Ajak Anak Untuk Berinteraksi Sesuai Minatnya

Christine Fonseca, seorang penulis buku Quiet Kids: Help Your Introverted Child Succeed in an Extroverted World mengungkapkan bahwa sebenarnya anak pendiam cenderung memiliki minat yang unik dan kuat. Anda sebagai orang tua dalam hal ini harus ikut terlibat dan juga mendukung akan minatnya. Misalkan saja ajak anak untuk mengenali benda sekitar, tumbuh-tumbuhan atau hewan. Apapun yang memancing ketertarikan anak.

Tetap Minta Anak Bicara

Meskipun menjadi pendiam tidak terlalu masalah, pastikan kepada si kecil bahwa ia tidak boleh diam jika ia ingin meminta sesuatu serta mengungkapkan perasaannya, merasa takut, tidak nyaman maupun saat disakiti oleh orang lain. Beri penjelasan bahwa dengan bicara, orang tua jadi bisa mengerti akan keinginan si kecil.

Tak hanya itu, bantu juga ia untuk mengungkapkan apa yang ia mau dengan cara sering mengajaknya untuk mengobrol.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)