Si Kecil Bertingkah Cuek? Berikut Cara Mudah Menghadapinya

12 Agustus 2017 Artikel Pendidikan


Pernahkah si kecil tidak memperhatikan apa yang Anda minta? Bersikap cuek seolah-olah tidak mendengar apa yang orang tua katakan? Ia seakan sibuk sendiri dengan dunianya.

Sebuah jurnal penelitian terbatas, Proceeding of the National Academy of Science 2014 di Amerika, mengangkat topik sikap cuek balita sebagai salah satu artikelnya. Berdasarkan hasil penelitian Profesor Yuko Munakata, psikolog dari University of Colorado, AS, dikatakan bahwa anak-anak berusia dini bukannya tidak mendengar. Mereka mendengar, tetapi tidak langsung bisa memahami dan menyimpan informasi tersebut untuk digunakan kemudian.

Meski seperti itu, bukan berarti Anda dapat melatih agar balita lebih responsif terhadap pesan atau perintah yang Anda sampaikan. Terkadang kita justru teriak atau mengulang perkataan untuk mendapatkan perhatian si kecil. Padahal, hal tersebut haruslah dihindari.

Dilansir dari Boldsky, berikut merupakan cara mudah menghadapi si kecil yang bertingkah cuek:

Stop membandingkan anak

Si kecil juga tidak ingin dibanging-bandingkan dengan orang lain, apalagi dengan yang lebih baik daripada ia. Jadi, jangan pernah membandingkan si kecil dengan teman-temannya. Gunakan pula pesan atau nasihat sederhana yang mudah dipahami oleh anak. Karena sebenarnya anak bukannya tidak mendengar, hanya kurang bisa memahami jika perintah tidak jelas.

Hindari berteriak

Berteriak pada anak justru membuat mereka merasa cemas, lebih agresif, dan cenderung lebih keras kepala. Ada baiknya Anda lebih tenang ketika berbicara dengan anak. Jangan lupa pula untuk jadi lebih ekspresif sehingga anak bisa mengalihkan perhatiannya pada Anda.

Ubah kata 'tidak' dengan 'lebih baik' atau 'ya'

Memang simpel, namun kata ‘tidak’ memiliki makna tersendiri pada anak. Bisa saja mereka tidak mendengarkan Anda karena hal tersebut. Ganti dengan kata ‘lebih baik’ adalah pilihan yang bijak karena si kecil akan mengetahui bahwa Anda sebagai orang tua benar-benar menyayanginya dan mereka pun lantas mau mendengarkan Anda.

Ubah gaya komunikasi pada si kecil

Anak akan lebih mudah mengerti jika kita gunakan istilah yang mudah. Tidak lupa pula gunakan intonasi, nada bicara yang variatif dan menarik sehingga dapat menarik perhatian si kecil. Pastikan pikiran Anda dan si kecil sejalan dan mengerti satu sama lain apa yang sedang dibicarakan.

Oleh: Faqih F
(Dikutip dari berbagai sumber)