Seberapa Pentingnya TOEFL?

22 April 2014 Artikel Pendidikan


Apa sih test TOEFL itu? Dan seberapa pentingnya sehingga sering kali lembaga bimbingan ataupun sekolah melaksanakan test TOEFL?

TOEFL (Test of English as a Foreign Language)
TOEFL adalah tes kemampuan bahasa Inggris bagi penutur asing (non bahasa Inggris) yang sertifikatnya diakui di ribuan institusi pendidikan dan industri di 90 negara. TOEFL pun menjadi syarat umum ketika kita ingin melamar beasiswa ke luar negeri ataupun persyaratan kerja di banyak perusahaan.

Tes ini berawal dari United States dan Canada. Hampir semua siswa yang akan melanjutkan kuliah di salah satu universitas baik mengambil jurusan sarjana ataupun lainnya harus memiliki sertifikat TOEFL. Hampir seluruh negara di dunia menerapkan test ini sebagai ukuran kemampuan berbahasa Inggris. Indonesia salah satu negara yang turut melaksanakannya. Namun sertifikat TOEFL belum seluruhnya menjadi kewajiban yang harus dimiliki calon mahasiswa.

Lembaga penyelenggara tes ini adalah Educational Testing Service (ETS) yang berpusat di Amerika Serikat. Mereka menyediakan tiga format tes dalam TOEFL, yaitu computer based test (CBT), paper based test (PBT), dan internet based test (IBT).

CBT adalah format tes yang paling sering dipergunakan banyak negara. Tes ini terdiri atas empat bagian yaitu listening (tes pemahaman bahasa Inggris yang diucapkan penutur aslinya), structure (tes kemmapuan struktur tata bahasa Inggris), reading (tes kemampuan membaca dalam bahasa Inggris), dan writing (tes kemampuan menulis tentang suatu topik dalam bahasa Inggris). Standar nilai yang harus kita capai dalam CBT adalah 200-250.

Sedangkan PBT merupakan format tes dalam bentuk kertas isian yang dijawab menggunakan pinsil 2B. PBT terdiri atas tiga bagian tes, yakni listening comprehension (mengukur kemampuan pemahaman bahasa Inggris yang diucapkan di wilayah Amerika Utara), structure and written expression (mengukur kadar kemampuan dalam mengenali bahasa Inggris sesuai standar penulisannya), dan reading comprehension (mengukur kemampuan membaca bahasa Inggris secara umum). Ada juga tes tambahan berupa penulisan esai dengan topik tertentu (test of written English/TWE). Untuk PBT, skor minimalnya adalah 550.

IBT merupakan format paling baru dalam TOEFL. IBT mirip dengan CBT, namun ditambah satu tes lainnya, yaitu speaking. Tes ini menguji kemampuan berbahasa Inggris secara lisan sesuai dengan pilihan topik yang ada. Standar nilai minimal IBT adalah antara 80-120.

Ada dua jenis TOEFL yaitu TOEFL Internasional dan TOEFL Institusional. Nilai TOEFL Internasional diakui hampir semua institusi pendidikan, lembaga, dan dunia usaha di dunia. Sedangkan, nilai TOEFL Institusional bersifat lokal. Artinya, hanya universitas tertentu yang menerima atau memperbolehkan calon mahasiswanya menggunakan hasil TOEFL Institusional.

Rata-rata, minimal nilai TOEFL yang harus kita miliki untuk melamar beasiswa pascasarjana di luar negeri adalah 500-550.

Semoge bermanfaat!

Oleh: Ariyanti S
(Dikutip dari berbagai sumber)