Salahkah Jika Si Kecil Terlalu Penurut?

1 September 2019 Artikel Pendidikan


Memiliki anak penurut merupakan dambaan setiap orang tua. Tidak ada orang tua yang menginginkan anaknya membangkang, nakal dan hiperaktif. Namun, menjadi orang tua kadang serba salah. Justru ada pula orang tua yang mencemaskan anaknya terlalu penurut.

Jika si anak terlalu penurut, kemungkinan besar akan menjadi anak yang terkadang pasif dan kurang mandiri, karena segala sesuatu harus menunggu perintah terlebih dahulu. Atau bahkan anak yang sangat penurut sangatlah beresiko dalam menghadapi masa depannya. Bisa saja di sekolah dia di bully karena menuruti semua permintaan temannya.

Terapis anak dan keluarga dari Boston, James Lehman, MSW, mengungkapkan bahwa karakter seseorang sudah mulai bisa diprediksikan sejak masa kanak-kanak. Akan tetapi, anak-anak yang saat ini tampak penurut belum tentu nantinya akan menjadi orang yang selalu berada ’di bawah’ dan disuruh-suruh sesuka hati.

"Bisa saja kelak anak tersebut tumbuh menjadi seorang pemimpin. Jadi, sebaiknya orang tua tidak terlalu tergesa-gesa menakar potensi kepemimpinan anak," katanya.

Maka dari itu alangkah baiknya sebagai orang tua mendidik anak menjadi pribadi yang terbuka. Menjadi penurut memang baik, namun anak juga harus mengembangkan dirinya sehingga bisa mandiri, sosok yang riang dan menyenangkan.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)