Rumah Lembap? Atasi dengan Tips Ini!

12 Februari 2019 Artikel Pendidikan


Apakah Anda kesal dengan tembok yang kotor dan berjamur? Hal itu disebabkan oleh rumah yang lembap. Kondisi ini sangat tidak baik karena dapat mengakibatkan kerusakan pada perabotan rumah, suasana dalam rumah terasa panas, juga tidak sehat bagi penghuni rumah.

Agar mengetahui kelembapan udara dalam rumah, Anda bisa gunakan hygrometer. Ukuran normal untuk kelembapan udara adalah 60% hingga 70% RH. Banyak faktor yang menyebabkan rumah menjadi lembap, diantaranya sirkulasi yang tidak baik, kebocoran pada instalasi air, dan atap yang bocor.

Maka dari itu, beberapa cara dapat Anda terapkan untuk mengurangi kelembapan di rumah:

Perbaiki sumber kelembapan

Hal yang paling utama dalah mengetahui terlebih dahulu sumber penyebab udara di rumah menjadi lembap. Ataukah ada kebocoran,sirkulasi udara yang tidak lancar, atau kerusakan pada plafon.

Perhatikan penggunaan interior yang menggunakan air

Dari sisi interior, perhatikan kolam hias atau ornamen yang memadukan unsur air, seperti air mancur, aliran air di kaca yang membias. Interior ini bisa membantu terjadinya kelembapan.

Pasang exhaust fan

Exhaust fan dapat membawa udara dari dalam ruangan ke luar ruangan. Hal ini dapat membuat adanya sirkulasi dalam rumah dan mengeluarkan udara lembap dari dalam rumah.

Menggunakan kapur serap air

Kapur serap air berfungsi menyerap kadar air yang ada di dalam udara. Menggunakan kapur ini harus diganti secara periodik karena air yang diserap akan tersimpan di bagian dalamnya. Jika sudah penuh, kapur ini tidak bisa menyerap air lagi sehingga perlu yang baru. Anda bia membelinya di toko atau supermarket.

Memasang dehumidifier

Sebuah alat yang dirancang untuk menghilangkan udara lembap. Cara kerjanya adalah dengan mengeluarkan udara lembap yang kemudian diubah menjadi udara dingin, sehingga menghasilkan udara yang lebih baik.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)