Reverse of Education Bagian I

25 September 2016 Artikel Pendidikan   |    Ary Senpai


Pendidikan adalah sarana untuk memperbaiki kehidupan manusia baik dari segi social, mental, ekonomi maupun dari segi kognitif. Pendidikan merupakan sarana utama manusia dalam meningkatkan kualitas kehidupan karena memberikan banyak hal yang dapat digunakan manusia dalam menjalankan kehidupan mereka. Fungsi pendidikan sebagai upaya menjadikan manusia menjadi bermanfaat terkadang mengalami berbagai macam kendala yang ada seperti waktu, kurikulum yang kurang memadai dengan kebutuhan peserta didik hingga sarana prasarana pendidikan yang jauh harapan.

Permasalahan-permasalahan klasik dalam hal pendidikan menjadikan topik pendidikan menjadi sebuah trend diskusi dalam berbagai macam mimbar. Permasalahan pendidikan yang seakan tidak ada habisnya sebenarnya bukanlah masalah yang nyata dalam dunia pendidikan. Hal ini hanyalah masalah semu, karena kita sudah salah konsep yaitu selalu membandingkan jalur pendidikan satu dengan yang lainnya yang jelas-jelas memiliki ciri khas dan output yang berbeda. Hal inilah yang perlu dikaji ulang lagi sebelum kita membandingkan mana yang baik/benar dari jalur pendidikan seperti homeschooling maupun pendidikan formal.

Jalur Pendidikan

Pendidikan merupakan sarana untuk membawa kehidupan manusia kearah yang lebih baik lagi. Dengan adanya upaya-upaya yang ada dalam sistem pendidikan diusahakan sebagai cara untuk membuat manusia menuju kehidupan yang lebih baik. Pendidikan dapat dijadikan sebagai sarana meningkatkan pengetahuan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Secara umum terdapat 3 jalur pendidikan, Pendidikan informal merupakan sebuah proses pendidikan yang dialami seorang individu dalam lingkungan keluarga untuk mempelajari nilai-nilai, sikap, keterampilan, dan pengalaman sehari-hari. Pendididikan formal adalah sebuah usaha yang dilakukan dalam struktur dan lembaga pendidikan formal, pendidikan formal tersusun dengan kurikulum yang sudah ditentukan oleh lembaga pendidikan formal secara berjenjang, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Pendidikan non formal adalah sebuah usaha yang dilakukan diluar sistem persekolahan atau pendidikan formal, yang bertujuan untuk memberi hal-hal yang tidak diajarkan dalam sistem pendidikan formal. Hal-hal yang diberikan dalam pendidikan non formal berupa keterampilan yang nantinya akan digunakan oleh individu dalam masyarakat. Pendidikan nonformal memiliki banyak manfaat pada masyarakat karena biasanya dalam pendidikan nonformal diajarkan hal-hal yang tidak didapat dalam pendidikan formal.

Tentunya kita tidak asing lagi dengan istilah kursus, pelatihan, maupun homeschooling. Karena hal-hal tersebut merupakan bagian dari pendidikan. Pendidikan yang selalu dibahas diberbagai mimbar cenderung hanya dilihat dari segi masalahnya saja bukan solusi cerdas untuk mengatasi suatu hal yang dianggap sebagai masalah dalam pendidikan. Pendidikan formal merupakan pendidikan yang mengedepankan sisi akademik selalu mendapatkan kritikan bahwa pendidikan formal kurang siap menangani kebutuhan masyarakat dalam hal pengembangan sumber daya manusia maupun mengatasi degradasi moral. Dari hal tersebut muncul solusi yang dapat menangani berbagai permasalahn yang ada dalam dunia pendidikan seperti homeschooling yang merupakan salah satu solusi dalam dunia pendidikan untuk menjadikan arah pendidikan yang lebih jelas, mudah maupun bermartabat sekalipun.

HomeSchooling

Homeschooling, dalam bahasa sederhanya adalah sekolah rumah. Homeschooling adalah model pendidikan di mana orangtua memilih untuk bertanggung jawab sendiri atas pendidikan anak-anaknya. Dengan kata lain orang lain terlibat aktif dalam proses belajar mengajar. Secara umum ada 3 macam homeschooling yaitu:

  • Homeschooling tunggal: homeschooling yang dilaksanakan secara mandiri dalam satu keluarga dan tidak bergabung dengan keluarga lainnya yang melakukan homeschooling terhadap anak-anaknya.
  • Homeschooling majemuk: Homeschooling yang dilaksanakan oleh beberapa keluarga dengan kegiatan-kegiatan tertentu dan dalam sistem homeschooling yang telah disepakati
  • Komunitas Homeschooling: komunitas yang terdiri dari penggiat homeschooling


Ada dua pendapat yang mengklasifikasikan homeschooling, pendapat pertama dari Budi Trikorayanto yang menjelaskan bahwa Homeschooling, sekolah komunitas dan berbagai pendidikan alternatif berada dalam jalur pendidikan informal. Kemudian pendapat kedua dari Fauzi Eko Pranyono yang menjelaskan bahwa homeschooling merupakan bagian dari pendidikan nonformal karena pada dasarnya pendidikan informal memiliki ciri khas tidak terprogram tidak berstuktur, berlangsung dalam keluarga. Akan tetapi dalam kajian ini tidak akan dibahas apakah homeschooling merupakan bagian dari pendidikan informal maupun nonformal.

(Penulis merupakan creativepreneur dan tulisan lainnya bisa dilihat di arysenpai-pendekarvisual.blogspot.co.id)