Perlunya Mengenal Tanda-Tanda Anak Mengalami Cyber-Bullying

15 April 2019 Artikel Pendidikan


Cyber-bullying telah banyak mendapat sorotan di media, tapi sorotan tersebut lebih banyak berfokus pada kasus-kasus yang mengundang sensasi dan bukan merupakan kasus yang lebih umum yang terjadi setiap hari terutama di sekolah. Kasus-kasus umum yang sering terjadi banyak yang tidak dilaporkan, padahal hal ini dapat menyebabkan konsekuensi jangka panjang terutama pada si korban. Korban dari cyber-bullying biasanya enggan untuk memberitahu orang tua atau guru. Seringkali mereka merasa malu atau takut hak-nya untuk menggunakan komputer di rumah dibatasi.

Menurut psikolog fenomena cyberbullying lebih berbahaya dibandingkan dengan bullying fisik, karena tindakan ini terjadi selama 24 jam dan rata-rata tidak dapat diawasi oleh orang tua. Psikolog Katarina Ira Puspita yang tergabung di Kasandra and Associates Psychological Practice mengatakan tindakan cyberbullying merupakan salah-satu dampak penggunaan teknologi informasi dan tindakan ini sangat berbahaya. Bisa berdampak terhadap tindakan bunuh diri bagi si korban cyberbullying. Tanda-tanda bahwa seorang anak sedang mengalami cyber-bullying bervariasi, namun berikut beberapa hal yang harus diperhatikan:

  • Mengalami gangguan emosional selama dan setelah menggunakan internet
  • Menarik diri dari teman-teman dan keluarga
  • Menghindari kegiatan bersama dengan teman sekolah
  • Banyak tidur dan mudah meluapkan kemarahan saat berada di rumah
  • Mengalami perubahan mood, begitu juga dengan pola perilaku, pola tidur, dan pola makan
  • Cenderung menghindari penggunaan komputer dan ponsel
  • Gelisah dan resah saat menerima pesan instan atau e-mail
  • Menghindari pembicaraan tentang komputer atau ponsel


Jika tanda-tanda di atas nampak pada anak Anda atau anak lain di sekitar Anda, bisa jadi ia adalah korban cyberbullying yang memerlukan perlindungan dan bantuan dari orang-orang yang dipercayainya.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)