Perhatikan 4 Kesalahan yang Dilakukan Guru Saat Mengajar

10 Agustus 2015 Artikel Pendidikan


Pembelajaran merupakan proses yang melibatkan berbagai aspek yang saling berkaitan. Oleh karena itu, untuk mewujudkan pembelajaran yang efektif diperlukan berbagai keterampilan yaitu keterampilan mengajar. Dan yang sangat membutuhkan keterampilan ini adalah seorang guru, agar kualitas pendidikan menjadi lebih baik.

Guru menjadi tokoh besar dalam perkembangan pendidikan anak bangsa. Namun ada beberapa faktor yang membuat perkembangan pendidikan tidak membaik, salah satunya proses pembelajaran di kelas. Guru juga manusia biasa, yang mempunyai kelemahan dan kekurangan dalam cara mengajarnya.

Berikut ini beberapa kelemahan yang sering ditemukan oleh guru dalam mengajar:

1. Tidak menggunakan RPP sebagai pedoman pelaksanaan pengajaran

Sebelum pembelajaran dimulai, guru perlu menyiapkan atau membuat perangkat pembelajarannya yang disebut dengan RPP. Dalam dukomen tersebut tidak hanya berisi kompetensi yang akan dicapai, tetapi juga memuat secara rinci berapa lama waktu tatap muka dilakukan. Kenyataan di lapangan, RPP tidak difungsikan, bahkan ada Guru yang mengajar tanpa berpedoman pada RPP. Hal ini menyebabkan kegiatan pembelajaran tidak terarah.

2. Jarang memberi anak contoh nyata

Ada beberapa guru yang hanya mengajarkan murid-muridnya berdasarkan teori saja dan tidak memberikan contoh yang nyata. Sehingga hal ini akan menyulitkan para siswa untuk mengerti dengan jelas apa yang dimaksud oleh guru. Sebaiknya guru dapat mencontohkan dengan membawa siswa melihat langsung objek pembelajaran yang sedang dipelajari. Ajak para murid untuk belajar dari lingkungan sekitar sehingga mereka dapat merasakan dan memaknai kejadian penting yang akan memberikan dampak kepada kehidupan mereka.

3. Kurang memperhatikan kemampuan siswa

Guru sebaiknnya memperhatikan tentang kemampuan awal para murid-muridnya. Dengan mengetahui kemampuan para muridnya guru dapat menetapkan variasi strategi mengajar. Salah satu strategi yang dapat diterapkan adalah, guru dapat mengelompokkan siswa berdasarkan kemampuannya. Pemahaman terhadap kemampuan siswa ini sangat penting untuk membantu guru memperlancar proses pembelajaran juga membantu para murid untuk mengurangi kesulitan yang mungkin dihadapi para siswa di kelas.

4. Jarang melakukan evaluasi

Setiap proses pengajaran selalu harus diberi evaluasi, agar guru dapat mengetahui sejauh mana siswa mampu menyerap materi. Penting bagi murid untuk mengetahui nilai-nilai maupun norma-norma sehingga siswa tidak hanya pandai tetapi juga berkarakter. Susun jadwal kapan evaluasi akan dilakukan, sehingga proses pencapaian siswa dapat terukur dengan jelas. Lakukan hal ini dengan rutin sehingga hasilnya dapat tercapai dengan maksimal.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)